Breaking News
light_mode
Beranda » Peristiwa » Inovasi Ovitrap dari Poltekkes Ternate, Solusi Ramah Lingkungan Tekan Kasus DBD

Inovasi Ovitrap dari Poltekkes Ternate, Solusi Ramah Lingkungan Tekan Kasus DBD

  • account_circle Ikram Salim
  • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
  • visibility 181

Ternate, majangpolis.com – Upaya menekan penyebaran penyakit yang ditularkan nyamuk terus dilakukan melalui inovasi ramah lingkungan.

Salah satunya diperkenalkan oleh Dr. Sumiati Tomia, SKM, M.Kes bersama tim Program Studi D-III Sanitasi Poltekkes Kementerian Kesehatan Ternate melalui teknologi sederhana bernama Ovitrap.
Ovitrap merupakan alat perangkap nyamuk berbasis mekanis yang dirancang untuk memutus siklus hidup nyamuk, khususnya jenis Aedes aegypti, tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya.

Dr. Sumiati menjelaskan, ovitrap bekerja dengan memanfaatkan naluri alami nyamuk betina yang cenderung mencari tempat gelap dan air tergenang untuk bertelur.

“Dengan memanipulasi kebiasaan tersebut, ovitrap mampu menekan jumlah jentik yang berkembang menjadi nyamuk dewasa, sehingga populasi nyamuk dapat dikendalikan,” ujar Sumiati dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) pendampingan siswa SMPN 2 Kota Ternate dalam membuat ovitrap sebagai alat pengendali nyamuk, Rabu (20/5/2026).

Selain berfungsi sebagai alat pengendalian, ovitrap juga memiliki manfaat lain, yakni membantu menurunkan risiko penularan penyakit seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), Zika, dan Chikungunya, serta menjadi sarana pemantauan kepadatan populasi nyamuk di suatu wilayah.

Menariknya, alat ini dapat dibuat secara mandiri oleh masyarakat dengan bahan sederhana. Cukup menggunakan gelas plastik bekas berukuran 300 ml yang dicat hitam di bagian luar, kemudian dilengkapi kertas saring di bagian dalam dan diisi air hingga tiga perempat volume gelas.

Perangkap tersebut selanjutnya diletakkan di tempat yang gelap dan lembap, seperti sudut ruangan yang sering menjadi tempat berkumpulnya nyamuk.

“Inovasi ini diharapkan dapat menjadi alternatif pemberantasan sarang nyamuk yang murah, mudah, dan aman bagi lingkungan,” tambahnya.

Sementara puluhan siswa SMPN 2 Ternate juga mempraktikkan langsung cara pembuatan ovitrap usai mengikuti materi singkat. Dengan penerapan ovitrap secara luas, diharapkan masyarakat dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat serta menekan angka penyakit tular vektor, khususnya di wilayah Ternate dan sekitarnya.

Tim pengabdian masyarakat ini terdiri dari Dr. Sumiati, Citra Dewi M. Pandawa, Aema Mahmud, Idgam Sangadji, Wahidin M. Kausaha. (ikh)

  • Penulis: Ikram Salim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mitigasi Dini Resiko Kecelakaan, Basarnas Ternate Temui Pemda Kepulauan Sula

    Mitigasi Dini Resiko Kecelakaan, Basarnas Ternate Temui Pemda Kepulauan Sula

    • calendar_month Kam, 30 Jul 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Wakil Bupati Kepulauan Sula, Hi.Saleh Marasabessy menerima kunjungan kerja (kuker) Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate Iwan Ramdani. Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antara Basarnas Ternate dengan Pemerintah Daerah Kepulauan Sula dalam menghadapi berbagai potensi kondisi darurat, khususnya yang membutuhkan pelayanan pencarian dan pertolongan. Kepala […]

  • Breaking News! Gedung Asrama Haji Ternate Terbakar, Sementara Ditempati Atlet Karate

    Breaking News! Gedung Asrama Haji Ternate Terbakar, Sementara Ditempati Atlet Karate

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 546
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Kebakaran hebat melanda gedung Asrama Haji Kota Ternate, Selasa (18/11/2025). Gedung yang terbakar adalah gedung Musdalifa yang tengah ditempati atlet karate dari Halmahera Barat dan Halmahera Selatan. Salah satu orang tua atlet menceritakan, peristiwa kebakaran terjadi pada pukul 10.00 WIT. Api mulai terlihat di lantai dua gedung. Menurutnya, saat peristiwa seluruh atlet […]

  • Jaksa Ditantang Bongkar Peran Mantan Bupati Halmahera Barat di Kasus Korupsi “Wolcome to Halbar”

    Jaksa Ditantang Bongkar Peran Mantan Bupati Halmahera Barat di Kasus Korupsi “Wolcome to Halbar”

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Tim Hukum mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Barat, Muhammad Syahril Abdurradjak menantang jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Halbar untuk mengusut keterlibatan mantan Bupati Halbar, Danny Missy dalam kasus korupsi proyek pembangunan landmark “Sign Welcome to Halbar”. Ini disampaikan Achmad Djabid, advokat dari kantor hukum Achmad & Partner, Selasa (21/4/2026). Menurut Achmad, fakta-fakta […]

  • Tak Dapat Izin Berobat dari Jaksa, Tahanan di Lapas Sanana Meninggal Dunia

    Tak Dapat Izin Berobat dari Jaksa, Tahanan di Lapas Sanana Meninggal Dunia

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Salah satu tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Sula atas nama Taufik Kailul (19), meninggal dunia saat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana, Senin (17/11/2025) pukul 09.00 WIT. Informasi yang dihimpun majangpolis.com, almarhum adalah Warga Desa Umaloya, Kecamatan Sanana, yang tersandung kasus dugaan pengeroyokan dan di tahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) […]

  • Polisi Kejar Dua Tersangka Tambang Ilegal di Halmahera Utara

    Polisi Kejar Dua Tersangka Tambang Ilegal di Halmahera Utara

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Tobelo, majangpolis.com – Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Utara resmi menetapkan dua tersangka kasus penambangan ilegal sebagai daftar pencarian orang (DPO). Keduanya kini dalam pengejaran aparat kepolisian. Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, menegaskan، pihaknya tidak akan berhenti memburu para pelaku hingga berhasil ditangkap dan diproses hukum. “Dua tersangka sudah kami tetapkan sebagai DPO. Tim saat […]

  • 350 Jenis Burung di Maluku Utara

    350 Jenis Burung di Maluku Utara

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Ternate, Majangposli – Organisasi Burung Indonesia mencatat sebanyak 350 jenis burung tersebar di wilayah Maluku Utara sejak 2023. Dari jumlah itu, 289 jenis berada di Kepulauan Halmahera dan 160 jenis di Kepulauan Sula. Di Kepulauan Halmahera, teridentifikasi 282 jenis burung yang terdiri dari 63 suku (family), 177 marga (genus), serta empat genus endemis yakni Melitograis, […]

expand_less