Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Gubernur Sherly Tjoanda Curhat di DPR: Malut Terancam Krisis Fiskal, Tak Mampu Bayar Gaji PPPK

Gubernur Sherly Tjoanda Curhat di DPR: Malut Terancam Krisis Fiskal, Tak Mampu Bayar Gaji PPPK

  • account_circle Ikram Salim
  • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
  • visibility 250

Jakarta, majangpolis.com – Gubernur Provinsi Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengungkapkan kekhawatiran serius terkait kondisi fiskal daerah saat menghadiri rapat bersama Komisi II DPR RI, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Dalam rapat tersebut, Sherly menilai kebijakan relaksasi anggaran yang diberikan pemerintah pusat belum mampu menyelesaikan persoalan mendasar yang dihadapi pemerintah daerah, khususnya terkait pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Menurutnya, Maluku Utara saat ini menghadapi tekanan fiskal yang cukup berat. Dana Alokasi Umum (DAU) yang diterima daerah hanya berkisar Rp960 miliar, sementara kebutuhan belanja pegawai telah mencapai sekitar Rp1,1 triliun.

“Dengan kondisi tersebut, daerah mengalami keterbatasan arus kas untuk menjamin pembayaran gaji PPPK hingga akhir tahun,” ungkap Sherly.

Ia juga menanggapi dorongan pemerintah pusat agar daerah melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan kemampuan fiskal. Namun, menurut Sherly, ruang gerak pemerintah daerah semakin terbatas karena sejumlah kewenangan dan perangkat pendukung yang sebelumnya berada di daerah kini telah dialihkan ke pemerintah pusat.

“Daerah memahami pentingnya inovasi, tetapi kemampuan untuk berinovasi juga bergantung pada kewenangan yang dimiliki,” ujarnya.

Sebagai solusi, Sherly mengusulkan agar pemerintah pusat mengembalikan 60 persen dana bagi hasil (DBH) yang selama ini masih berada di pusat. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak meminta tambahan alokasi APBN maupun peningkatan DAU.

“Kami hanya meminta hak daerah melalui dana bagi hasil dikembalikan agar dapat menutupi kekurangan anggaran untuk pembayaran gaji pegawai,” katanya.

Lebih lanjut, Sherly memperingatkan bahwa tanpa langkah konkret dari pemerintah pusat, daerah berpotensi mengalihkan anggaran pembangunan infrastruktur untuk memenuhi kewajiban pembayaran gaji pegawai.

Padahal, menurutnya, pembangunan infrastruktur merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang pada akhirnya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia menilai, jika persoalan fiskal daerah terus dibiarkan tanpa solusi jangka panjang, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pemerintah daerah, tetapi juga dapat menghambat pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional.

“Jangan sampai daerah terpaksa mengorbankan pembangunan infrastruktur demi membayar gaji pegawai. Jika itu terjadi, pertumbuhan ekonomi daerah akan melambat dan pada akhirnya memengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional,” tegas Sherly. (ikh)

  • Penulis: Ikram Salim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ABK KM Fish Gate Hilang Saat Mancing di Perairan Patlean

    ABK KM Fish Gate Hilang Saat Mancing di Perairan Patlean

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Maba, majangpolis.com – Seorang anak buah kapal (ABK) KM Fish Gate 1 dilaporkan hilang saat memancing menggunakan perahu pakura di perairan sekitar Desa Patlean, Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara. Korban diketahui bernama Saban Itinsa Ansar (37), warga Desa Girian Permai, Kecamatan Girian, Provinsi Sulawesi Utara. Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan […]

  • Disperindagkop dan Polres Kepulauan Sula Bakal Sidak Peredaran Beras Ilegal

    Disperindagkop dan Polres Kepulauan Sula Bakal Sidak Peredaran Beras Ilegal

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Dugaan peredaran beras ilegal dan beras oplosan di Pasar Basanohi, Sanana, yang sebelumnya disoroti Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Kepulauan Sula, kini mendapat perhatian serius dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) serta Polres Kepulauan Sula. Menindaklanjuti laporan tersebut, Disperindagkop dan Polres Kepulauan Sula menggelar rapat koordinasi di Kantor Pasar Desa Fogi, […]

  • Mirisnya Kewenangan Daerah

    Mirisnya Kewenangan Daerah

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 591
    • 0Komentar

    Sukarno M. Adam (Direktur Buku Suba Institute) Mengapa daerah dibuat tidak berdaya, tapi “dipaksakan” untuk mandiri dan produktif?Pertanyaan tersebut muncul dengan logika sederhana yang mencoba menyelisik relasi kuasapusat daerah. Diskursus pusat dan daerah bukanlah barang baru yang mahal diperbincangkan, dan juga bukanlah barang bekas yang dianggap tidak berharga dan bermakna. Pusat dan daerah tidak perludidikotomisasi, […]

  • Infografis: Gempa M 7,6 Guncang Maluku Utara dan Sulut

    Infografis: Gempa M 7,6 Guncang Maluku Utara dan Sulut

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Wilayah barat daya Pulau Batang Dua, Kota Ternate, Maluku Utara dan tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara diguncang gempa bumi tektonik dengan kekuatan magnitudo 7,6 pada, Kamis (2/4/2026). Guncangan dirasakan sangat kuat selama 10-20 detik di Kota Bitung, Kota Ternate dan sekitarnya.  

  • Sensus Ekonomi 2026 di Kepulauan Sula Dimulai, Bupati: Hasilnya jadi Dasar Kebijakan Daerah

    Sensus Ekonomi 2026 di Kepulauan Sula Dimulai, Bupati: Hasilnya jadi Dasar Kebijakan Daerah

    • calendar_month Sel, 23 Jun 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Hj. Fifian Adeningsi Mus, secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Kepulauan Sula. Pencanangan tersebut ditandai dengan penyematan atribut secara simbolis kepada perwakilan petugas sensus yang berlangsung di Aula Istana Daerah (Isda) Sanana, Selasa (23/06/2026). Bupati mendorong seluruh perangkatnya dari kecamatan hingga desa ikut berperan aktif […]

  • Panitia Gabalil Hai Sua Terima Uang Apresiasi dari Pemda Kepulauan Sula

    Panitia Gabalil Hai Sua Terima Uang Apresiasi dari Pemda Kepulauan Sula

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Pemerintah Darah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, ikut membantu panitia dalam menyukseskan kegiatan Gabalil Hai Sua (GHS) 2026 atau jalan kaki keliling Pulau Sula. Kegiatan yang diikuti ratusan peserta dari berbagai desa itu berjalan kaki selama 4 hari dimulia pada Sabtu, 1 Mei hingga finis pada Rabu, 6 Mei. Pemerintah menaruh […]

expand_less