Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Tak Dapat Izin Berobat dari Jaksa, Tahanan di Lapas Sanana Meninggal Dunia

Tak Dapat Izin Berobat dari Jaksa, Tahanan di Lapas Sanana Meninggal Dunia

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
  • visibility 259

Sanana, majangpolis.com – Salah satu tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Sula atas nama Taufik Kailul (19), meninggal dunia saat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana, Senin (17/11/2025) pukul 09.00 WIT.

Informasi yang dihimpun majangpolis.com, almarhum adalah Warga Desa Umaloya, Kecamatan Sanana, yang tersandung kasus dugaan pengeroyokan dan di tahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Sanana.

Saat menjalani masa penahanan, almarhum yang menderita penyakit jiwa mulai sakit-sakit. Dari sini, keluarga menyampaikan permohonan pembantaran ke Kejari agar almarhum dikeluarkan untuk diobati. Namun, permohonan tersebut tidak diindahkan.

Yusri Kailul, salah satu keluarga almarhum menceritakan, pihak keluarga menyampaikan permohonan sebanyak tiga kali kepada Kejari agar almarhum dibawa keluar dari Lapas untuk pengobatan.

“Tiga kali pihak keluarga menyampaikan permohonan kepada Kejaksaan Negeri untuk almarhum dikeluarkan agar dilakukan pengobatan, tapi permohonan tersebut tidak diindahkan,” cerita Yusri.

Dia menjelaskan, pada Sabtu (15/11) sore lalu, kondisi almarhum semakin parah. Sehingga pihak Lapas Kelas IIB Sanana mengambil inisiatif untuk melarikan almarhum ke RSUD Sanana untuk mendapatkan perawatan medis.

Namun pihak keluarga yang datang ke RSUD Sanana, melihat kondisi almarhum semakin parah, sehingga keluarga memutuskan untuk membawa almarhum ke rumahnya di Desa Umaloya, Kecamatan Sanana untuk diobati.

Kemudian pada Minggu (16/11) sore lalu, almarhum dijemput oleh pihak Lapas Kelas IIB Sanana dan dibawa kembali ke Lapas, karena almarhum dibawa pulang ke rumahnya tanpa sepengetahuan pihak Lapas.

Menurutnya, pihak keluarga berani bawa pulang almarhum ke rumah untuk diobati, karena keluarga sudah mendapatkan persetujuan dari pihak Kejari Kepsul.

“Ketika almarhum diobati di rumah itu, kondisinya sudah mulai membaik. Tapi setelah dibawa ulang ke Lapas, kondisinya semakin parah sehingga meninggal dunia saat dilarikan ke RSUD Sanana,” tutupnya.

Sementara itu, Kalapas IIB Sanana Agung Hascahyo menjelaskan, sebelumnya pihaknya sudah berinisiatif untuk membawa almarhum ke RSUD Sanana untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, ketika almarhum masih di RSUD Sanana, pihak keluarga datang menjemputnya tanpa sepengetahuan pihak Lapas.

“Tahanan dan Narapidana ini sangat berbeda. Sehingga, semua urusan menyangkut dengan almarhum harus ada persetujuan dari pihak Kejari Kepsul, karena statusnya masih tahanan,” kata Agung.

Dikatakan, pihaknya menjemput ulang almarhum karena ketika almarhum di bawa pulang ke rumahnya tanpa sepengetahuan pihak Lapas Kelas IIB Sanana.

“Atas nama lembaga, kami turut berduka cita. Yang pasti, kami jemput ulang almarhum karena ketika di bawa pulang ke rumah kami tidak tahu. Bahkan, soal surat persetujuan dari Kejari itu belum kami terima,” pungkasnya.

Terpisah, Kajari Kepsul Juli Antoro Hutapea, saat disambangi ke kantornya belum bisa ditemui. “Pak Kajari masih sibuk,” kata salah satu petugas Kejari Kepsul. (ikh)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cerita Bripda Al Fajri Hamka, Anak Petani yang Jadi Polisi Pertama dari Desa Waibulen

    Cerita Bripda Al Fajri Hamka, Anak Petani yang Jadi Polisi Pertama dari Desa Waibulen

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Ikram
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Weda, majangpolis.com – Di sebuah desa kecil bernama Waibulen, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, doa panjang seorang petani akhirnya menemukan jalannya. Al Fajri Hamka, putra keempat dari pasangan Hamka Gani dan Fadila Malik, resmi mencatat sejarah sebagai lulusan Bintara Polri pertama yang berasal dari Desa Lelilef–Waibulen. Al Fajri dilantik oleh Kapolda Malut Irjen Pol. Waris […]

  • 32 Barang Dijarah dari Rumah Ahmad Sahroni Dikembalikan Warga

    32 Barang Dijarah dari Rumah Ahmad Sahroni Dikembalikan Warga

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Jakarta,Majangpolis – Sejumlah warga mengembalikan barang-barang yang sempat dijarah dari rumah Anggota DPR Nonaktif Ahmad Sahroni di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Total sebanyak 32 item telah dikembalikan secara sukarela. “Sebanyak 32 item barang-barang milik Ahmad Sahroni yang sempat dijarah warga di kediamannya, kini telah dikembalikan,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno […]

  • China Larang Perusahaan Teknologi Beli Chip Nvidia

    China Larang Perusahaan Teknologi Beli Chip Nvidia

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Beijing, Majangpolis – Pemerintah China melarang perusahaan-perusahaan teknologi besar di negaranya untuk membeli chip buatan Nvidia, perusahaan semikonduktor asal Amerika Serikat. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Beijing untuk mempercepat pengembangan chip lokal dan mengurangi ketergantungan terhadap teknologi asing. Menurut laporan Financial Times, larangan ini disampaikan oleh Cyberspace Administration of China (CAC) kepada sejumlah perusahaan […]

  • Korban Perahu Terbalik di Halmahera Utara Ditemukan Meninggal Dunia

    Korban Perahu Terbalik di Halmahera Utara Ditemukan Meninggal Dunia

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle Ikram
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Tobelo, majangpolis.com – Satu korban yang hilang dalam insiden tenggelamnya longboat di perairan Desa Salube, Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, ditemukan meninggal dunia, Sabtu (18/4/2026). Korban atas nama Darman Hi. Soleman (66 tahun) itu ditemukan meninggal setelah kurang lebih 3 jam pencarian oleh Tim Sar sejak pagi hingga pukul 12.00 WIT. Korban […]

  • Panitia Periksa Kesehatan Peserta Gabalil Hai Sua

    Panitia Periksa Kesehatan Peserta Gabalil Hai Sua

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com — Sehari menjelang pelaksanaan Gabalil Hai Sua atau jalan kaki keliling Pulau Sula yang dimulai Sabtu besok, panitia menggelar pemeriksaan kesehatan bagi para peserta, Jumat (1/5/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Benteng De Verwachting, Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Pemeriksaan dilakukan oleh divisi kesehatan yang melibatkan dua tim medis, dimulai pukul 08.00 […]

  • Nelayan Asal Makian Ditemukan Meninggal Setelah Tujuh Hari Pencarian

    Nelayan Asal Makian Ditemukan Meninggal Setelah Tujuh Hari Pencarian

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Labuha, majangpolis.com – Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan seorang nelayan asal Kampung Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat pergi memanah ikan di perairan Desa Bori. Korban bernama Sofyan Toton (21) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari ketujuh operasi pencarian, Kamis (21/5/2026). Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani melalui Danpos […]

expand_less