Kapal Pandudewanata kembali Droping Bantuan Wapres untuk Korban Gempa Batang Dua
- account_circle Ikram Salim
- calendar_month Ming, 12 Apr 2026
- visibility 8

Kapal KN Pandudewanata milik Kantor SAR Ternate menjadi transportasi utama yang menyuplai bantuan untuk korban gempa di Batang Dua.
Ternate, majangpolis.com – Upaya penanganan pascagempa di Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate, Maluku Utara terus dilakukan. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui Kantor SAR Ternate, bersama BNPB, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, dan Pemerintah Kota Ternate kembali mendistribusikan bantuan logistik menggunakan Kapal KN SAR 237 Pandudewanata, Sabtu (11/4/2026).
Bantuan yang dikirim dari Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, serta tambahan logistik dari Pemprov Maluku Utara dan Pemkot Ternate.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Iwan Ramdani, menyampaikan bahwa bantuan dari Wapres berupa 500 paket sembako yang terdiri dari beras, gula pasir, dan minyak goreng.
Sementara itu, bantuan gabungan dari pemerintah daerah dan instansi terkait seperti BNPB, Dinas Sosial, Baznas, dan Dinas Pangan mencakup beras, gula pasir, minyak goreng, mie instan, telur, kasur, popok bayi, serta makanan siap saji dengan total berat mencapai sekitar 9 ton.
“Seluruh bantuan ini kami distribusikan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa di Batang Dua,” ujar Iwan melalui rilis yang diterima majangpolis.com, Minggu (12/4/2026).
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe turut meninjau langsung lokasi terdampak menggunakan kapal cepat Expres Cantika. Kunjungan tersebut didampingi jajaran Forkopimda Provinsi Maluku Utara dan Kota Ternate.
Di lokasi pengungsian, Gubernur berdialog langsung dengan warga terdampak untuk menyerap aspirasi dan kebutuhan mendesak. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan pascabencana.
“Kami akan segera memenuhi kebutuhan dasar masyarakat serta memperbaiki kerusakan infrastruktur akibat gempa,” tegas Sherly.
Ia menambahkan, pemerintah juga akan memprioritaskan perbaikan fasilitas vital seperti pelabuhan, jembatan, dan jalan di wilayah Batang Dua guna mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat.
Distribusi bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus mempercepat proses pemulihan pascagempa di wilayah tersebut. (ikh)
- Penulis: Ikram Salim
- Editor: Ikram

Saat ini belum ada komentar