Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Waktu adalah Otak: Kenali Stroke Sejak Dini demi Warga Maluku Utara

Waktu adalah Otak: Kenali Stroke Sejak Dini demi Warga Maluku Utara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
  • visibility 121

Oleh: dr. Aryandhito Widhi Nugroho, Ph.D., Sp.BS dan dr. Nur Upik En Masrika, M.Biomed

Dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Khairun

_____

Stroke bisa menyerang siapa saja dan kapan saja. Mengenali gejalanya dalam hitungan menit dapat menjadi penentu antara pulih dan lumpuh.

Bayangkan seorang ayah yang sedang menikmati kopi pagi tiba-tiba tidak mampu mengembangkan senyumnya sama sisi. Sudut bibirnya turun sebelah, satu tangannya melemah, dan bicaranya menjadi pelo. Keluarga panik, tetapi banyak yang memilih menunggu—berharap keadaan membaik dengan sendirinya. Padahal, pada saat itu, otaknya sedang kehilangan jutaan sel saraf setiap menit. Inilah stroke.

Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu secara tiba-tiba, entah karena tersumbat atau karena pembuluh darahpecah. Otak yang tidak mendapat pasokan darah akan cepat rusak. Akibatnya, dapat timbul kelumpuhan, gangguan bicara, kebutaan sebagian, penurunan kesadaran, bahkan kematian. Di Indonesia, stroke merupakan penyebab kematian nomor satu dan salah satu penyebab kecacatan terbesar.

Di Maluku Utara, angka stroke yang tercatat memang tampak rendah, hanya sekitar 4.6 per 1000 penduduk. Namun, angka yang rendah belum tentu berarti aman. Sering kali penderita tidak terdeteksi karena keterbatasan akses ke layanan kesehatan, jarak yang jauh, serta minimnya informasi. Bagi masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil, keterlambatan mengenali dan menangani stroke bisa berakibat fatal.

Atas dasar itulah, pada Minggu, 12 Juli 2026, tim Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Khairun mengadakan penyuluhan stroke bagi masyarakat pesisir Kelurahan Tabam, Kota Ternate, bertempat di SDN 49 Kota Ternate. Kegiatan yang turut dihadiri oleh Lurah Kelurahan Tabam ini bertujuan mengajak warga mengenali gejala stroke sejak dini dan bertindak cepat ketika menemuinya.

Ada satu pesan sederhana yang mudah diingat: SeGeRa Ke RS. Setiap hurufnya adalah tanda bahaya stroke. Se—Senyum yang tidak simetris, satu sisi wajah turun. Ge—Gerak separuh tubuh melemah, lengan atau tungkai sulit diangkat. Ra—biCara pelo atau tiba-tiba sulit dipahami. Ke—Kebas atau baal separuh tubuh. R—Rabun atau pandangan yang mendadak kabur. S—Sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba. Jika satu saja tanda ini muncul secara mendadak, jangan menunggu: segeralah ke rumah sakit.

Mengapa harus cepat? Karena stroke memiliki “periode emas”. Semakin cepat penderita sampai ke rumah sakit—idealnya dalam beberapa jam pertama—semakin besar peluangnya untuk pulih dan terhindar dari kecacatan permanen. Menunda, meski hanya beberapa jam, dapat menghilangkan kesempatan berharga itu.

Sayangnya, masih banyak kepercayaan keliru yang justru menunda pertolongan. Salah satunya adalah menusuk ujung jari atau daun telinga dengan jarum. Tindakan ini tidak menyembuhkan stroke; yang dibutuhkan penderita adalah penanganan medis secepat mungkin. Menunda ke rumah sakit demi mencoba cara-cara seperti itu justru membahayakan nyawa.

Kabar baiknya, sebagian besar stroke dapat dicegah. Kuncinya ada pada perilaku CERDIK: Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin beraktivitas fisik, Diet seimbang dengan mengurangi garam dan makanan berlemak, Istirahat cukup, dan Kelola stres. Yang paling penting, kendalikan tekanan darah. Hipertensi—si “pembunuh senyap”—adalah faktor risiko stroke yang paling utama dan sering tidak menimbulkan keluhan hingga terlambat. Periksakan tekanan darah Anda secara rutin di Puskesmas terdekat.

Setiap warga Maluku Utara bisa menjadi penolong pertama bagi keluarga dan tetangganya. Kenali gejalanya, jangan menunda, dan segera bawa penderita ke fasilitas kesehatan. Mari jadikan pesan ini milik bersama—dari Ternate hingga ke pelosok pesisir dan pulau-pulau kita. Sebab dalam urusan stroke, waktu adalah otak, dan setiap menit sangat berharga. (*)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu Jemaah Haji Asal Ternate Dirawat di Rumah Sakit Madinah

    Satu Jemaah Haji Asal Ternate Dirawat di Rumah Sakit Madinah

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com — Seluruh jemaah haji asal Kota Ternate dilaporkan telah tiba dengan selamat di Arab Saudi. Namun, satu jemaah dari kloter 13 dilaporkan mengalami gangguan kesehatan dan saat ini tengah menjalani perawatan di rumah sakit di Madinah. Plt Kepala Kementrian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kota Ternate, Syarif Ibrahim mengatakan, jemaah perempuan tersebut mulai sakit […]

  • Tuntutan Pergantian Kades Wailoba Mandek, Masmina Sebut Ada Peran Armin Soamole

    Tuntutan Pergantian Kades Wailoba Mandek, Masmina Sebut Ada Peran Armin Soamole

    • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Polemik penonaktifan Kepala Desa Wailoba, Kecamatan Mangoli Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula, kembali mencuat. Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kepulauan Sula, Masmina Ali, menduga Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kepulauan Sula, Armin Soamole, memiliki peran di balik belum ditindaklanjutinya tuntutan masyarakat untuk menonaktifkan kepala desa. Dugaan tersebut disampaikan Masmina kepada wartawan […]

  • Petani di Kepulauan Segera Dapat Bantuan Bibit Pala

    Petani di Kepulauan Segera Dapat Bantuan Bibit Pala

    • calendar_month Rab, 29 Jul 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Sula menggelar sosialisasi program perluasan dan rehabilitasi tanaman pala kepada petani dan penyuluh pertanian. Kegiatan tersebut berlangsung di kantor Dinas Pertanian, Rabu (29/7/2026). Selain sosialisasi, Distan juga memberikan bantuan bibit pala. Program tersebut menyasar  lahan seluas 300 hektare, terdiri dari perluasan tanaman pala seluas 200 hektare dan rehabilitasi […]

  • Nyanyian Anak Buah Seret Eks Wakil Gubernur Maluku Utara jadi Tersangka Korupsi

    Nyanyian Anak Buah Seret Eks Wakil Gubernur Maluku Utara jadi Tersangka Korupsi

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Kejaksaan Tinggi Maluku Utara menetapkan mantan Gubernur Maluku Utara, Al Yasin Ali, sebagai tersangka dalam kasus korupsi anggaran makan minum dan perjalanan dinas wakil kepala kepala daerah (WKDH) tahun 2022. Kasus tersebut menyebabkan kerugian negara sekitar Rp2,7 miliar. ”Penetapan tersangka ini sesuai fakta yang terungkap dalam persidangan atas nama terdakwa MS, selaku […]

  • BK DPRD Malut Dalami Dugaan Pelanggaran Etik Aksandri Kitong

    BK DPRD Malut Dalami Dugaan Pelanggaran Etik Aksandri Kitong

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Sunarto Hi. Hasan
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sofifi, majangpolis.com — Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) mulai menindaklanjuti dugaan pelanggaran kode etik dan sumpah jabatan yang menyeret anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrat, Aksandri Kitong. Wakil Ketua BK DPRD Maluku Utara, Iksan Subur, mengatakan pihaknya telah menggelar rapat dengar pendapat (RDP) perdana pada, Selasa (7/4/2026) di kantor perwakilan Pemerintah Provinsi […]

  • Nama Suami Bupati Kepulauan Sula Disebut dalam Sidang Korupsi BMHP Covid-19

    Nama Suami Bupati Kepulauan Sula Disebut dalam Sidang Korupsi BMHP Covid-19

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Sula (Kepsul) diminta segera memanggil dan memeriksa suami Bupati Kepsul Fifian Adeningsi Mus, Kamarudin Mahdi terkait kasus dugaan korupsi anggaran pengadaan bahan medis habis pakai (BMHP). Pasalnya, nama Kamarudin disebut dalam sidang tiga terdakwa yakni, Andi Muhammad Khairul Akbar alias Puang Aso, oknum DPRD Kepulauan Sula, Lasidi Leko, […]

expand_less