Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Pertemuan KPK-Pemprov Malut Berlangsung Tertutup, Akses Wartawan Diblokir

Pertemuan KPK-Pemprov Malut Berlangsung Tertutup, Akses Wartawan Diblokir

  • account_circle Hasanudin Arbi
  • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
  • visibility 410

Ternate, majangpolis.com – Rapat koordinasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang membahas tata kelola pemerintahan justru memunculkan tanda tanya publik.

Pertemuan yang seharusnya menjadi momentum memperkuat transparansi itu berlangsung tertutup dan dijaga super ketat, hingga wartawan tidak dapat mengakses pertemuan tersebut.

Rapat Koordinasi Pemantauan dan Evaluasi Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Daerah yang dipimpin Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK RI tersebut digelar di rumah dinas Wakil Gubernur Maluku Utara, eks Hotel Crysant, Kelurahan Takoma, Ternate, Kamis (11/6/2026).

Pantauan di lokasi, puluhan personel Satpol PP berjaga di pintu masuk. Tak hanya masyarakat umum, wartawan yang hendak meliput kegiatan juga dilarang memasuki area rapat dan hanya bisa menunggu di luar pagar. Kondisi ini berbeda dengan agenda-agenda supervisi KPK sebelumnya yang umumnya masih memberikan ruang bagi media untuk melakukan peliputan.

Sejak pagi, sejumlah pejabat Pemprov Malut telah berdatangan. Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, terlihat tiba sekitar pukul 08.50 WIT. Sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) serta unsur pimpinan DPRD Malut juga hadir sesuai agenda yang dijadwalkan mulai pukul 08.30 WIT.

Berdasarkan surat undangan Nomor 000.1.5/2856/SETDA yang ditandatangani Sekretaris Provinsi Malut, Samsuddin A. Kadir, terdapat sejumlah isu strategis yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Mulai dari evaluasi tata kelola pemerintahan daerah, perencanaan dan penganggaran APBD yang mendukung visi-misi kepala daerah, proyek strategis daerah tahun anggaran 2025-2026, belanja hibah, bantuan sosial dan bantuan keuangan, hingga pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Selain jajaran Pemprov, rapat juga dihadiri Ketua DPRD Malut, Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, serta Ketua Badan Anggaran DPRD Malut.

Seorang ASN Pemprov Malut yang ditemui di lokasi mengaku pembatasan akses tersebut merupakan permintaan langsung dari pihak KPK. Karena itu, wartawan baru diperbolehkan melakukan peliputan dan wawancara setelah seluruh agenda selesai dilaksanakan. “Ini sesuai permintaan KPK,” singkatnya.

Hingga berita ini ditulis, Plt Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Malut, Abdul Karim, belum memberikan penjelasan terkait alasan rapat berlangsung tertutup. Pesan konfirmasi yang dikirim juga belum mendapat tanggapan.

Sebelumnya, Sekprov Samsuddin A. Kadir menegaskan, kunjungan KPK ke Maluku Utara lebih berfokus pada fungsi supervisi dan penguatan sistem pencegahan korupsi di lingkungan pemerintah daerah.

“Ini bagian dari supervisi KPK untuk memastikan tata kelola pemerintahan berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku. Ketaatan terhadap aturan juga dapat dilihat dari tindak lanjut yang dilakukan pemerintah daerah melalui Monitoring Center for Prevention (MCP) dan instrumen pengawasan lainnya,” ujar Samsuddin.

Menurutnya, kehadiran KPK harus menjadi momentum bagi Pemprov Malut untuk memperkuat sistem pemerintahan yang transparan dan akuntabel. “Yang perlu kita dorong adalah bagaimana seluruh proses pemerintahan tetap berada dalam koridor hukum. Karena tujuan utama supervisi ini adalah memperkuat upaya pencegahan korupsi,” tandasnya.

Namun, ketatnya pengamanan dan minimnya akses informasi dalam rapat yang membahas tata kelola pemerintahan itu justru memunculkan pertanyaan. Di tengah tuntutan keterbukaan publik, agenda yang mengusung semangat pencegahan korupsi tersebut berlangsung nyaris tanpa ruang pengawasan dari media. (cr-01)

  • Penulis: Hasanudin Arbi
  • Editor: Ikram Salim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengurus PWI Taliabu Segera Dilantik

    Pengurus PWI Taliabu Segera Dilantik

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Hasman Sangaji
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Bobong, majangpolis.com — Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pulau Taliabu masa bakti 2026-2029 resmi terbentuk. Rapat anggota tersebut berlangsung di Caffe JJ, Kamis (16/4/2026). Ketua panitia, Hermawan Mangawai mengatakan, semua anggota PWI di Taliabu terlibat sebagai panitia untuk mematangkan persiapan pelantikan, yang dijadwalkan pada 6 Juni mendatang. “Pelantikan pengurus PWI Taliabu kita sudah sepakati […]

  • Soal Temuan PPATK Terkait Aliran Dana Isda, Begini Pengakuan Aliong Mus

    Soal Temuan PPATK Terkait Aliran Dana Isda, Begini Pengakuan Aliong Mus

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Eks Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Aliong Mus menjalani pemeriksaan 8 jam dalam kasus korupsi pembangunan istana daerah (Isda) Taliabu pada 2023 . Bupati dua periode itu hanya memberikan keterangan singkat kepada awak media. Saat ditanya terkait indikasi aliran dana proyek yang diduga mengalir ke dirinya berdasarkan data PPATK, Aliong mengaku belum mengetahui […]

  • Polres Halmahera Tengah Gelar Pesantren Kilat Perkuat Ketakwaan dan Integritas Personel

    Polres Halmahera Tengah Gelar Pesantren Kilat Perkuat Ketakwaan dan Integritas Personel

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Weda, majangpolis.com – Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara menggelar kegiatan pesantren kilat bagi personel Polri sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan surat telegram (TR) dari Kepolisian Daerah Maluku Utara kepada seluruh jajaran kepolisian di wilayahnya. Program tersebut bertujuan memperkuat nilai keimanan dan ketakwaan personel Polri agar dalam […]

  • Menelusuri Jejak Kolonial di Ternate photo_camera 11

    Menelusuri Jejak Kolonial di Ternate

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1.540
    • 0Komentar

    Ternate, Majangpolis – Pulau Ternate, yang dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan rempah-rempah di masa lalu, menyimpan banyak peninggalan sejarah yang menjadi bukti kuat kekuasaan kolonial dan perjuangan rakyat di ternate. Berikut benteng peninggalan kolonial

  • Dari Tamtama hingga Perwira, Kisah Inspiratif Mustakim Puasa, Polisi Tiga Zaman Asal Hiri Faudu

    Dari Tamtama hingga Perwira, Kisah Inspiratif Mustakim Puasa, Polisi Tiga Zaman Asal Hiri Faudu

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 1.814
    • 0Komentar

    Sukabumi, majangpolis.com – Di balik seragam kepolisian, tersimpan kisah-kisah inspiratif tentang dedikasi dan perjalanan karir yang luar biasa. Salah satunya adalah kisah Mustakim Puasa, seorang putra Ternate, Provinsi Maluku Utara asal Kelurahan Hiri Faudu. Mustakim baru saja dilantik menjadi Inspektur Polisi Dua (Ipda) bersama 1.156 perwira lainnya di Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan ke-54 Gelombang […]

  • Mantan Penjabat Dirut Somasi Perumda Ake Gaale Ternate

    Mantan Penjabat Dirut Somasi Perumda Ake Gaale Ternate

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Mantan Penjabat Direktur Utama Perumda Ake Gaale Kota Ternate, Maluku Utara Muhammad Syafei melayangkan somasi kepada perusahaan tersebut terkait kewajiban pembayaran penghargaan masa jabatan yang belum diselesaikan perusahaan. “Ini somasi kita yang kedua tertanggal 1 Desember 2025, setelah somasi pertama kita tidak diindahkan,”kata Maharani Caroline, Kuasa Hukum Muhammad Syafie, Senin (1/12/2025). Dia menjelaskan, somasi pertama […]

expand_less