Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Akademisi Ingatkan DPRD Sula Tuntaskan Komitmen Penanganan Pasca Banjir Waisakai

Akademisi Ingatkan DPRD Sula Tuntaskan Komitmen Penanganan Pasca Banjir Waisakai

  • account_circle Sahbudin Yunus
  • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
  • visibility 211

Sanana, majangpolis.com – Akademisi STAI Babussalam Sula, Dr. Mohtar Umasugi mengapresiasi komitmen Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Sula yang mengawal bantuan pembangunan rumah warga terdampak banjir bandang, pembangunan bronjong, dan penyediaan air bersih di Desa Waisakai.

Meski begitu, Mohtar juga mengingatkan agar komitmen tersebut tidak berhenti pada pernyataan di media, melainkan diwujudkan melalui seluruh agenda yang telah disepakati bersama masyarakat sejak awal penanganan pascabencana.

“Sebagai masyarakat yang mengikuti secara langsung proses penanganan pascabencana, saya tentu mengapresiasi langkah Ketua Komisi III beserta anggota yang terus mengawal bantuan rumah dan pembangunan bronjong. Itu merupakan kabar baik bagi masyarakat Waisakai,” kata Mohtar kepada wartawan media ini di JS coffe, Selasa (22/7/2026).

Menurutnya, banjir bandang yang melanda Desa Waisakai pada 12 Maret 2026 telah meninggalkan dampak yang sangat besar terhadap kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, proses rehabilitasi dan rekonstruksi harus dikawal hingga seluruh kebutuhan dasar masyarakat benar-benar terpenuhi.

Mohtar mengungkapkan bahwa sekitar tiga minggu setelah banjir bandang, Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Sula menggelar rapat dengar pendapat (RDP) yang menghadirkan OPD terkait, Pemerintah Desa Waisakai, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta warga terdampak. Ia mengaku turut hadir dalam forum tersebut.

“Dalam RDP itu ada dua kesepakatan penting yang saya ingat. Pertama, karena keterbatasan kemampuan anggaran daerah, OPD terkait akan mengusulkan proposal bantuan kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan pemerintah pusat. Kedua, Komisi III DPRD berkomitmen menggelar RDP lanjutan langsung di Desa Waisakai untuk membahas alternatif penyediaan air bersih bersama masyarakat,” jelasnya.

Lanjut Mohtar, kesepakatan pertama kini mulai menunjukkan hasil positif dengan adanya kepastian bahwa bantuan rumah dan pembangunan bronjong akan direalisasikan tahun ini.

“Ini artinya, perjuangan DPRD dalam mengawal usulan bantuan patut diapresiasi. Ini menunjukkan fungsi pengawasan DPRD berjalan,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa masih terdapat satu komitmen yang belum ditunaikan hingga saat ini, yakni pelaksanaan RDP bersama masyarakat Desa Waisakai untuk membahas solusi penyediaan air bersih.

“Setahu saya, sampai hari ini agenda RDP di Desa Waisakai itu belum pernah dilaksanakan. Padahal itu merupakan hasil kesepakatan dalam forum resmi. Saya berharap Komisi III segera menjadwalkannya agar masyarakat memperoleh kepastian mengenai penanganan air bersih,” katanya.

Mohtar menilai persoalan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang tidak boleh diabaikan dalam proses rehabilitasi pascabencana.

“Dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana ditegaskan bahwa rehabilitasi dan rekonstruksi bertujuan memulihkan seluruh aspek kehidupan masyarakat. Jadi bukan hanya membangun rumah atau bronjong, tetapi juga memulihkan layanan dasar seperti air bersih,” terangnya.

Ia juga mengingatkan bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, penanggulangan bencana merupakan urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar.

“Penyediaan air bersih merupakan tanggung jawab pemerintah yang harus terus dikawal bersama oleh DPRD,” tegasnya.

Lebih lanjut Mohtar menilai konsistensi terhadap komitmen menjadi ukuran penting dalam membangun kepercayaan masyarakat kepada lembaga publik.

“Good governance bukan hanya soal transparansi dan akuntabilitas, tetapi juga konsistensi. Apa yang telah disepakati bersama masyarakat harus diwujudkan. Kepercayaan publik lahir ketika antara ucapan dan tindakan berjalan seiring,” tuturnya.

Ia berharap seluruh proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Desa Waisakai dapat diselesaikan secara menyeluruh sehingga masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara.

“Masyarakat Waisakai tidak membutuhkan janji yang terus diulang. Mereka membutuhkan kepastian. Saya optimistis Ketua dan Anggota Komisi III DPRD Sula memiliki komitmen untuk terus mengawal kepentingan masyarakat. Karena itu, saya berharap selain memastikan bantuan rumah dan bronjong, Komisi III juga segera merealisasikan agenda RDP bersama masyarakat Desa Waisakai sebagaimana yang pernah disepakati,”pungkasnya. (bud)

  • Penulis: Sahbudin Yunus
  • Editor: Ikram Salim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyebab Dua Pejabat Pemkot Ternate Undur Diri

    Penyebab Dua Pejabat Pemkot Ternate Undur Diri

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Dua pejabat di Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara mengundurkan diri dari jabatannya. Keduanya adalah Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Jusuf Sunya serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Muhammad Syafei. “Pak Jusuf Sunya sudah mengajukan permohonan pengunduran diri sebagai staf ahli, karena yang bersangkutan mau mutasi ke luar daerah, […]

  • Breaking News! Gedung Asrama Haji Ternate Terbakar, Sementara Ditempati Atlet Karate

    Breaking News! Gedung Asrama Haji Ternate Terbakar, Sementara Ditempati Atlet Karate

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 549
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Kebakaran hebat melanda gedung Asrama Haji Kota Ternate, Selasa (18/11/2025). Gedung yang terbakar adalah gedung Musdalifa yang tengah ditempati atlet karate dari Halmahera Barat dan Halmahera Selatan. Salah satu orang tua atlet menceritakan, peristiwa kebakaran terjadi pada pukul 10.00 WIT. Api mulai terlihat di lantai dua gedung. Menurutnya, saat peristiwa seluruh atlet […]

  • Jauhar Buamona Terpilih di Muscab Ke-VI PPP Kepulauan Sula

    Jauhar Buamona Terpilih di Muscab Ke-VI PPP Kepulauan Sula

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Jauhar Buamona terpilih menjadi Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Cabang Kepulauan Sula periode 2026-2031. Anggota DPRD Kepulauan Sula itu terpilih dalam musyawarah cabang ke-VI DPC PPP Sula di Hotel Baliga, Kecamatan Sanana pada, Jumat (17/4/2026). Dua kandidat ikut mencalonkan diri dalam musyawarah kali ini yakni Jauhar Buamona dan Bahudin Soamole. Jauhar […]

  • Komisi I DPRD Kepsul Dorong Kejelasan Status 2.579 PPPK Paruh Waktu

    Komisi I DPRD Kepsul Dorong Kejelasan Status 2.579 PPPK Paruh Waktu

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 583
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sula menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Rabu (20/5/2026). RDP tersebut dipimpin Ketua Komisi I Safrin Gailea, dihadiri anggota komisi, Kepala BKPSDM Siti Hawa Marasabesy, serta Asisten III Setda Kepulauan Sula, Hi. Zaidun. Dalam pertemuan […]

  • Ini Kandidat yang Berpotensi Jadi Sekda Definitif Pulau Taliabu

    Ini Kandidat yang Berpotensi Jadi Sekda Definitif Pulau Taliabu

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2026
    • account_circle Hasman Sangaji
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Bobong, majangpolis.com – Proses penetapan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kabupaten Pulau Taliabu disebut telah memasuki tahap akhir. Dari tiga nama yang sebelumnya diusulkan Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN), kini tersisa satu nama yang telah diteruskan ke Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Informasi yang dihimpun menyebutkan, tiga kandidat yang mengikuti proses seleksi tersebut […]

  • Resahkan Warga Ternate, Pelaku Begal Payudara Berhasil Ditangkap Polisi

    Resahkan Warga Ternate, Pelaku Begal Payudara Berhasil Ditangkap Polisi

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Tim gabungan Resmob Polres Ternate, Resmob Polsek Ternate Utara, dan Resmob Polsek Ternate Selatan berhasil mengungkap kasus begal payudara yang selama ini meresahkan masyarakat Kota Ternate. Seorang pria berinisial MZAK alias Koce (46) ditangkap setelah diduga melakukan aksi serupa di sejumlah lokasi berbeda dalam Kota Ternate. Kasus tersebut terungkap setelah adanya laporan […]

expand_less