Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Akademisi Ingatkan DPRD Sula Tuntaskan Komitmen Penanganan Pasca Banjir Waisakai

Akademisi Ingatkan DPRD Sula Tuntaskan Komitmen Penanganan Pasca Banjir Waisakai

  • account_circle Sahbudin Yunus
  • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
  • visibility 137

Sanana, majangpolis.com – Akademisi STAI Babussalam Sula, Dr. Mohtar Umasugi mengapresiasi komitmen Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Sula yang mengawal bantuan pembangunan rumah warga terdampak banjir bandang, pembangunan bronjong, dan penyediaan air bersih di Desa Waisakai.

Meski begitu, Mohtar juga mengingatkan agar komitmen tersebut tidak berhenti pada pernyataan di media, melainkan diwujudkan melalui seluruh agenda yang telah disepakati bersama masyarakat sejak awal penanganan pascabencana.

“Sebagai masyarakat yang mengikuti secara langsung proses penanganan pascabencana, saya tentu mengapresiasi langkah Ketua Komisi III beserta anggota yang terus mengawal bantuan rumah dan pembangunan bronjong. Itu merupakan kabar baik bagi masyarakat Waisakai,” kata Mohtar kepada wartawan media ini di JS coffe, Selasa (22/7/2026).

Menurutnya, banjir bandang yang melanda Desa Waisakai pada 12 Maret 2026 telah meninggalkan dampak yang sangat besar terhadap kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, proses rehabilitasi dan rekonstruksi harus dikawal hingga seluruh kebutuhan dasar masyarakat benar-benar terpenuhi.

Mohtar mengungkapkan bahwa sekitar tiga minggu setelah banjir bandang, Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Sula menggelar rapat dengar pendapat (RDP) yang menghadirkan OPD terkait, Pemerintah Desa Waisakai, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta warga terdampak. Ia mengaku turut hadir dalam forum tersebut.

“Dalam RDP itu ada dua kesepakatan penting yang saya ingat. Pertama, karena keterbatasan kemampuan anggaran daerah, OPD terkait akan mengusulkan proposal bantuan kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan pemerintah pusat. Kedua, Komisi III DPRD berkomitmen menggelar RDP lanjutan langsung di Desa Waisakai untuk membahas alternatif penyediaan air bersih bersama masyarakat,” jelasnya.

Lanjut Mohtar, kesepakatan pertama kini mulai menunjukkan hasil positif dengan adanya kepastian bahwa bantuan rumah dan pembangunan bronjong akan direalisasikan tahun ini.

“Ini artinya, perjuangan DPRD dalam mengawal usulan bantuan patut diapresiasi. Ini menunjukkan fungsi pengawasan DPRD berjalan,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa masih terdapat satu komitmen yang belum ditunaikan hingga saat ini, yakni pelaksanaan RDP bersama masyarakat Desa Waisakai untuk membahas solusi penyediaan air bersih.

“Setahu saya, sampai hari ini agenda RDP di Desa Waisakai itu belum pernah dilaksanakan. Padahal itu merupakan hasil kesepakatan dalam forum resmi. Saya berharap Komisi III segera menjadwalkannya agar masyarakat memperoleh kepastian mengenai penanganan air bersih,” katanya.

Mohtar menilai persoalan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang tidak boleh diabaikan dalam proses rehabilitasi pascabencana.

“Dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana ditegaskan bahwa rehabilitasi dan rekonstruksi bertujuan memulihkan seluruh aspek kehidupan masyarakat. Jadi bukan hanya membangun rumah atau bronjong, tetapi juga memulihkan layanan dasar seperti air bersih,” terangnya.

Ia juga mengingatkan bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, penanggulangan bencana merupakan urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar.

“Penyediaan air bersih merupakan tanggung jawab pemerintah yang harus terus dikawal bersama oleh DPRD,” tegasnya.

Lebih lanjut Mohtar menilai konsistensi terhadap komitmen menjadi ukuran penting dalam membangun kepercayaan masyarakat kepada lembaga publik.

“Good governance bukan hanya soal transparansi dan akuntabilitas, tetapi juga konsistensi. Apa yang telah disepakati bersama masyarakat harus diwujudkan. Kepercayaan publik lahir ketika antara ucapan dan tindakan berjalan seiring,” tuturnya.

Ia berharap seluruh proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Desa Waisakai dapat diselesaikan secara menyeluruh sehingga masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara.

“Masyarakat Waisakai tidak membutuhkan janji yang terus diulang. Mereka membutuhkan kepastian. Saya optimistis Ketua dan Anggota Komisi III DPRD Sula memiliki komitmen untuk terus mengawal kepentingan masyarakat. Karena itu, saya berharap selain memastikan bantuan rumah dan bronjong, Komisi III juga segera merealisasikan agenda RDP bersama masyarakat Desa Waisakai sebagaimana yang pernah disepakati,”pungkasnya. (bud)

  • Penulis: Sahbudin Yunus
  • Editor: Ikram Salim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lepas Kontingen Porprov V Malut, Bupati Kepsul Target Medali

    Lepas Kontingen Porprov V Malut, Bupati Kepsul Target Medali

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Bupati Kabupaten Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus, secara resmi melepas Kontingen Kepulauan Sula untuk berlaga pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-V Maluku Utara di Bumi Hibualamo, Tobelo, Halmahera Utara, Sabtu (6/6/2026). Dalam sambutannya, Bupati Fifian menyampaikan optimisme dan harapan besar agar seluruh atlet yang mewakili Kepulauan Sula mampu menorehkan prestasi gemilang […]

  • 350 Jenis Burung di Maluku Utara

    350 Jenis Burung di Maluku Utara

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Ternate, Majangposli – Organisasi Burung Indonesia mencatat sebanyak 350 jenis burung tersebar di wilayah Maluku Utara sejak 2023. Dari jumlah itu, 289 jenis berada di Kepulauan Halmahera dan 160 jenis di Kepulauan Sula. Di Kepulauan Halmahera, teridentifikasi 282 jenis burung yang terdiri dari 63 suku (family), 177 marga (genus), serta empat genus endemis yakni Melitograis, […]

  • Mahasiswi Poltekkes Ternate Beri Edukasi CTPS di SDN 12 Ternate

    Mahasiswi Poltekkes Ternate Beri Edukasi CTPS di SDN 12 Ternate

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Ternate, malutpost.com – Mahasiswa jurusan Kesehatan Lingkungan, Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan (Poltekkes) Ternate, Maluku Utara melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di SD Negeri 12 Kota Ternate, Jumat (14/11/2025). Kegiatan ini yang melibatkan puluhan siswa kelas lima sekolah tersebut dimulai dengan pemutaran video edukasi sanitasi cuci tangan pakai sabun (CTPS). Para siswa tampak antusias saat sesi tanya […]

  • Tauhid Lantik 7 Pejabat Baru, Ada yang Nonjob

    Tauhid Lantik 7 Pejabat Baru, Ada yang Nonjob

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman kembali melantik sejumlah pejabat utama di Pemkot Ternate, Maluku Utara. Ada lima pejabat yang dimutasi menduduki posisi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) baru serta dua pejabat yang dikukuhkan kembali pada jabatan yang sama. “Manfatkan kesempatan ini sebagai peningkatkan kinerja, jalankan amanah dengan penuh tanggung jawab membangun […]

  • Kapolri Lakukan Rotasi Besar-besaran, Ini Daftar Perwira Baru di Jajaran Polda Maluku Utara

    Kapolri Lakukan Rotasi Besar-besaran, Ini Daftar Perwira Baru di Jajaran Polda Maluku Utara

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan penyegaran organisasi melalui mutasi dan rotasi besar-besaran di tubuh Korps Bhayangkara pada periode Juni 2026. Kebijakan strategis ini tertuang dalam sejumlah Surat Telegram (ST), di antaranya ST/1338/VI/KEP/2026 dan ST/1339/VI/KEP/2026 yang diterbitkan pada 25 Juni 2026. Secara nasional, terdapat 1.121 personel yang dimutasi, di mana […]

  • Pertemuan KPK-Pemprov Malut Berlangsung Tertutup, Akses Wartawan Diblokir

    Pertemuan KPK-Pemprov Malut Berlangsung Tertutup, Akses Wartawan Diblokir

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
    • account_circle Hasanudin Arbi
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Rapat koordinasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang membahas tata kelola pemerintahan justru memunculkan tanda tanya publik. Pertemuan yang seharusnya menjadi momentum memperkuat transparansi itu berlangsung tertutup dan dijaga super ketat, hingga wartawan tidak dapat mengakses pertemuan tersebut. Rapat Koordinasi Pemantauan dan Evaluasi Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan […]

expand_less