Breaking News
light_mode
Beranda » Hukrim » Bripka RAP Dipecat Tidak Hormat, Korban KDRT Ikuti Sidang Secara Online

Bripka RAP Dipecat Tidak Hormat, Korban KDRT Ikuti Sidang Secara Online

  • account_circle Ikram Salim
  • calendar_month Sen, 6 Apr 2026

Ternate, majangpolis.com – Polda Maluku Utara resmi memecat Bripka RAP alias Raeychand dari institusi kepolisian. Anggota Brimob Polda Malut itu dipecat melalui sidang kode etik pada, Senin (6/4/2026). Sidang berlangsung di Aula TMCC lantai dua Polres Ternate.

Korban, Pipin Wulandari yang juga merupakan istri dari Bripka RAP, mengikuti jalannya sidang secara daring karena kondisi kesehatannya belum memungkinkan untuk hadir langsung.

Kuasa hukum korban, M. Bahtiar Husni, menyampaikan bahwa putusan tersebut diambil setelah majelis setelah memeriksa keterangan saksi, korban, serta pihak keluarga.

“Putusan sidang telah memberikan kepastian hukum bagi korban dan keluarga. Bripka RAP dijatuhi sanksi PTDH,” ujar Bahtiar usai persidangan.

Ia juga mengapresiasi atensi Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Waris Agono, yang dinilai mendorong proses penanganan perkara hingga tuntas di ranah kode etik.

Menariknya, dalam sidang tersebut Bripka RAP menyatakan tidak akan mengajukan banding atas putusan yang dijatuhkan kepadanya. Dengan demikian, putusan tersebut berpotensi berkekuatan hukum tetap.

“Kalau tidak ada banding, berarti putusan ini final. Kami berharap Kapolda segera memproses upacara lepas dinas,” tambah Bahtiar.

Tak hanya itu, pihak kuasa hukum juga mendesak aparat penegak hukum untuk mempercepat proses pidana yang tengah berjalan. Kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini saat ini ditangani oleh Polsek Ternate Utara bersama Satreskrim Polres Ternate.

“Kami minta agar proses pidana segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Ternate, sehingga bisa cepat disidangkan di Pengadilan Negeri Ternate,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Yayasan Daulat Perempuan Maluku Utara, Nurdewa Syafar, menuturkan bahwa kondisi kesehatan korban menjadi alasan utama tidak hadir langsung di ruang sidang.

“Seharusnya korban hadir langsung, namun karena kondisi kesehatan belum membaik, ia mengikuti secara online. Putusan PTDH ini memberi rasa keadilan bagi korban,” ungkap Nurdewa.

Ia menambahkan, pihaknya terus memberikan pendampingan, termasuk dukungan psikologis bagi korban dan anaknya untuk meminimalisir dampak trauma.

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram, menjelaskan bahwa hasil sidang kode etik masih akan diproses secara administratif sebelum resmi diberlakukan.

“Hasil sidang diserahkan kepada Kapolda untuk ditetapkan, kemudian diteruskan ke Biro SDM guna proses administrasi PTDH. Saat ini tinggal tahapan surat-menyurat,” jelasnya.

Diketahui, selain menjalani sidang etik, Bripka RAP juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan KDRT terhadap istrinya. Proses hukum pidana masih terus berjalan. (ikh)

  • Penulis: Ikram Salim
  • Editor: Ikram Salim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Didukung Pemda Kepulauan Sula, Amelia Siap Tampil di Nasional Miss Hijab

    Didukung Pemda Kepulauan Sula, Amelia Siap Tampil di Nasional Miss Hijab

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 516
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, mendorong Amelia Taher untuk mengikuti ajang Nasional Miss Hijab yang akan berlangsung pada November 2026 mendatang. Amelia Taher, yang juga putri asal Kepulauan Sula itu merupakan mahasiswi Universitas Terbuka (UT) di Ternate. Pemda setempat menyatakan komitmennya untuk mendukung Amelia untuk mampu bersaing di tingkat […]

  • BREAKING NEWS: Gempa M7.3 Guncang Maluku Utara

    BREAKING NEWS: Gempa M7.3 Guncang Maluku Utara

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Gempa bumi magnitudo 7,3 mengguncang Maluku Utara pada, Kamis (2/4/2026). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan, gempa bumi terjadi sekitar pukul 05.48.14 WIB dengan titik lokasi gempa 127 kilometer tenggara Bitung, Sulawesi Utara. Kedalaman gempa berada di 18 kilometer (dangkal). BMKG juga mencatat gempa susulan dengan magnitudo 4,6 pada pukul 06.02.56 WIB […]

  • Pelepasan Siswa Kelas XII SMAN 1 Pulau Taliabu Berlangsung Haru

    Pelepasan Siswa Kelas XII SMAN 1 Pulau Taliabu Berlangsung Haru

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle Hasman Sangaji
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Bobong, majangpolis.com – Momen pelepasan siswa kelas XII SMA Negeri 1 Pulau Taliabu berlangsung haru, Rabu (6/5/2026). Kegiatan yang digelar di halaman sekolah itu menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan tingkat menengah bagi para siswa. Acara pelepasan ditutup dengan sesi foto bersama antara siswa dan dewan guru, menciptakan suasana emosional yang tak terlupakan. Meski sarat haru, […]

  • Mahasiswi di Ternate Dua Kali Diperkosa, Terduga Pelaku Senior di Kampus

    Mahasiswi di Ternate Dua Kali Diperkosa, Terduga Pelaku Senior di Kampus

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Seorang mahasiswi berinisial AA (19) melaporkan kasus dugaan pemerkosaan yang dialaminya ke Polres Kota Ternate, Maluku Utara. Dalam laporan tertanggal 27 Maret 2026, korban mendesak aparat kepolisian segera menetapkan RB sebagai tersangka. Korban, warga Kelurahan Sasa, Kota Ternate, menyebut dugaan tindak kekerasan seksual tersebut terjadi berulang kali sejak Januari hingga Februari 2026 […]

  • Oknum Jaksa Kejari Taliabu Disebut Peras Kepala Dinas, Begini Penjelasannya

    Oknum Jaksa Kejari Taliabu Disebut Peras Kepala Dinas, Begini Penjelasannya

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Hasman Sangaji
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Bobong, majangpolis.com – Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Taliabu dituding memeras sejumlah pimpinan SKPD di Kabupaten Pulau Taliabu. Informasi itu disebar di media sosial Facebook oleh akun bernama Ruslan Sangadji. Dalam unggahannya, ia meminta Kejari Pulau Taliabu mengevaluasi bawahannya inisial HT alias Herry selaku Kasi Intel. “Beliau terindikasi sering menakuti-nakuti SKPD dalam lingkungan pemerintahan Taliabu,” […]

  • Komisi I DPRD Kepsul Dorong Kejelasan Status 2.579 PPPK Paruh Waktu

    Komisi I DPRD Kepsul Dorong Kejelasan Status 2.579 PPPK Paruh Waktu

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 653
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sula menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Rabu (20/5/2026). RDP tersebut dipimpin Ketua Komisi I Safrin Gailea, dihadiri anggota komisi, Kepala BKPSDM Siti Hawa Marasabesy, serta Asisten III Setda Kepulauan Sula, Hi. Zaidun. Dalam pertemuan […]

expand_less