KBPP Polri Ternate Ajak Kader dan Masyarakat Jaga Kondusivitas Pasca Munas
- account_circle Ikram Salim
- calendar_month Sel, 26 Mei 2026
- visibility 25

Munas KBPP Polri yang berlangsung di Jakarta.
Ternate, majangpolis.com – Pengurus Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Kota Ternate mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas pasca pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) KBPP Polri 2026.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul munculnya berbagai dinamika dan dugaan penggiringan opini terkait polemik internal organisasi setelah Munas berlangsung.
Ketua KBPP Polri Kota Ternate, Erwinto M, mengatakan bahwa dinamika pasca-Munas merupakan hal yang wajar dalam organisasi besar. Namun demikian, ia menegaskan pentingnya sikap bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar.
“Sebagai keluarga besar KBPP Polri, kami mengimbau seluruh pengurus dan masyarakat agar tetap tenang, bijak dalam menyikapi informasi, serta tidak mudah terpengaruh oleh opini yang dapat memperkeruh suasana,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Munas VI KBPP Polri telah dilaksanakan dengan rangkaian kegiatan yang dimulai pada 15 Mei 2026 di Jakarta, dilanjutkan dengan agenda pemilihan kepengurusan pada 20–21 Mei 2026 di Mabes Polri. Pasca kegiatan tersebut, muncul beragam tanggapan di sejumlah daerah, termasuk di Maluku Utara dan Kota Ternate.
Dalam kesempatan yang sama, Erwinto juga menyampaikan ucapan selamat kepada AH Bimo Soeryono atas terpilihnya sebagai Ketua Umum KBPP Polri periode 2026–2031.
“Kami dari KBPP Polri Resort Ternate mengucapkan selamat atas terpilihnya Bapak AH Bimo Soeryono. Semoga organisasi ini semakin solid, aktif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap, kepengurusan baru dapat memberikan pembinaan dan penguatan hingga ke tingkat daerah, khususnya di wilayah Polda Maluku Utara, agar roda organisasi berjalan lebih profesional dengan tetap menjunjung tinggi semangat persaudaraan.
Menutup pernyataannya, Erwinto menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan menghormati mekanisme organisasi yang berlaku.
“Persatuan dan solidaritas adalah harga mati demi menjaga nama baik KBPP Polri di mata masyarakat,” tegasnya. (ikh)
- Penulis: Ikram Salim



Saat ini belum ada komentar