Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » DataIndo Nilai Pemerintah Abai soal Status Dua Desa di Kepulauan Sula

DataIndo Nilai Pemerintah Abai soal Status Dua Desa di Kepulauan Sula

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 17 Sep 2026

Sanana, majangpolis.com – Polemik status dua desa persiapan di Kabupaten Kepulauan Sula menuai banyak perhatian publik. Selama delapan tahun sejak ditetapkan pada 2018, Desa Umaga di Kecamatan Sulabesi Tengah dan Desa Rawa Mangoli di Kecamatan Mangoli Utara belum juga memiliki kejelasan hukum sebagai desa definitif.

Direktur DataIndo, Usman Buamona, menilai kondisi tersebut bukan sekadar persoalan administratif, melainkan bentuk kegagalan negara dalam memenuhi hak konstitusional warga atas pelayanan dan pengakuan.

“Dalam kajian ilmu pemerintahan, desa adalah kesatuan masyarakat hukum terkecil yang diakui negara. Ketika sebuah komunitas dengan 1.215 jiwa dan 287 KK seperti Desa Umaga sudah memenuhi syarat sosiologis, geografis, dan administratif namun dibiarkan menggantung selama 8 tahun, ini adalah bentuk state neglect atau pengabaian negara,” tegas Usman, Rabu (16/09/2026).

Ia merujuk pada Permendagri Nomor 1 Tahun 2017 tentang Penataan Desa, yang secara tegas mengatur masa evaluasi desa persiapan hanya 1 hingga 3 tahun. Artinya, kedua desa tersebut seharusnya sudah definitif maksimal pada tahun 2021.

Lebih lanjut, dia menilai dalih moratorium dan efisiensi anggaran yang disampaikan Kabag Pemerintahan Fitria Umasangadji justru bertentangan dengan teori desentralisasi fiskal.

“Secara akademik, ini anomali. Menurut teori Musgrave, pemekaran justru bertujuan untuk mendekatkan pelayanan dan meningkatkan efisiensi alokasi anggaran. Desa definitif akan mendapat Dana Desa langsung dari APBN, sehingga beban APBD Kabupaten justru berkurang. Alasan efisiensi anggaran tahun 2026 untuk menunda pemekaran adalah logika terbalik dan tidak memiliki basis ekonomi politik yang kuat,” jelasnya.

DataIndo juga menyoroti dampak serius dari ketidakpastian status ini terhadap tata kelola pemerintahan desa.

Pertama, legalitas pelayanan publik menjadi cacat. Karena tapal batas dengan desa induk – Desa Waiboga untuk Umaga dan Desa Falabisahaya untuk Rawa Mangoli, belum disahkan dalam dokumen penegasan batas, maka produk hukum seperti SK domisili dan surat keterangan tanah berpotensi bermasalah.

Kedua, terjadi loss of development opportunityn selama 8 tahun, warga kehilangan hak untuk mengelola dana desa mandiri. Jika rata-rata DD Rp 800 juta per tahun, maka potensi kerugian pembangunan di dua desa tersebut bisa mencapai Rp 12,8 miliar.

Ketiga, memicu krisis legitimasi. Dalam perspektif antropologi politik, penundaan yang berlarut-larut akan melahirkan apatisme warga terhadap pemerintah kabupaten dan menguatkan sentimen bahwa desa-desa di wilayah kepulauan hanya menjadi objek janji elektoral.

“Data kami menunjukkan, sarana pendidikan di Umaga sudah lengkap dari TK hingga SMA, SDM-nya bahkan sudah S1. Syarat objektif sudah lewat ambang batas. Yang kurang sekarang bukan data, tapi political will. Jangan sampai dua desa ini hanya hidup di atas kertas Perbup 2018,” semprotnya.

DataIndo mendesak Bupati Kepulauan Sula untuk segera membuka peta jalan penataan desa secara transparan, termasuk membuka berapa anggaran riil yang dibutuhkan dan kendala data apa yang masih diklaim kurang hingga 2026 ini.(Bud)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MAN 1 Sanana Gelar Perpisahan Siswa Lulusan 2026

    MAN 1 Sanana Gelar Perpisahan Siswa Lulusan 2026

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kepulauan Sula, menggelar kegiatan pelepasan dan perpisahan siswa kelas XII tahun pelajaran 2025–2026 berlangsung khidmat dan haru. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Beliga Hotel, Senin (11/5/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Dengan doa dan harapan kita melangkah menuju masa depan yang lebih cerah” dihadiri oleh guru, orang tua/wali murid, […]

  • Selesaikan 67 dalam Tiga Bulan, Polres Ternate Peringkat Pertama se-Maluku Utara

    Selesaikan 67 dalam Tiga Bulan, Polres Ternate Peringkat Pertama se-Maluku Utara

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle Ikram
    • visibility 264
    • 0Komentar

    ‎‎Ternate, majangpolis.com – Kinerja Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ternate mencatatkan hasil positif di awal 2026 ini. Dalam periode Januari hingga Maret, satuan ini berhasil berhasil menempati peringkat pertama dalam penyelesaian kasus di jajaran Polda Maluku Utara. ‎Berdasarkan data yang dirilis Polda Maluku Utara melalui paparan evaluasi kinerja, pada Rabu (15/4/2026) di muara Mall Ternate, […]

  • Dari Anak Guru “Keliling” hingga Sahabat Petani: Kisah Inspiratif Thamrin Marsaoly, Kepala Bapelitbangda Ternate

    Dari Anak Guru “Keliling” hingga Sahabat Petani: Kisah Inspiratif Thamrin Marsaoly, Kepala Bapelitbangda Ternate

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Lika-liku kehidupan yang penuh perjuangan justru menjadi jalan lapang bagi seorang untuk bertahan, dan kini, membuka pintu masa depan bagi petani. Sosok itu adalah Thamrin Marsaoly yang dikenal luas sebagai pejabat sekaligus sahabat karib para petani di Ternate. Thamrin baru saja dilantik Wali Kota Ternate, Tauhid Soleman menduduki jabatan baru sebagai Kepala […]

  • Kepsek SMA Negeri 1 Sanana Dukung Siswanya Ikut Lomba Pidato “AHY Muda”

    Kepsek SMA Negeri 1 Sanana Dukung Siswanya Ikut Lomba Pidato “AHY Muda”

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com — Sejumlah siswa SMA Negeri 1 Kepulauan Sula mendapat dukungan dari pihak sekolah setelah mengikuti lomba pidato dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat melalui ajang “AHY Muda”. Kepala SMA Negeri 1 Kepulauan Sula, Saida Daeng Hanafi, mengapresiasi keberanian dan semangat empat peserta didiknya yang tampil dalam ajang tersebut. Keempat […]

  • Susu Kental Manis Bukan Pengganti ASI, Dokter Ingatkan Risiko Gangguan Gizi Anak

    Susu Kental Manis Bukan Pengganti ASI, Dokter Ingatkan Risiko Gangguan Gizi Anak

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Penggunaan susu kental manis sebagai pengganti susu maupun sumber asupan gizi bagi anak masih menjadi perhatian. Dokter mengingatkan masyarakat tidak keliru memahami susu kental manis sebagai susu yang dapat memenuhi kebutuhan gizi anak. Hal itu disampaikan dalam kegiatan edukasi gizi yang oleh Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (PP Muslimat NU) terkait percepatan […]

  • HMI Dorong Tradisi Gabalil Hai Sua Diperdakan dan jadi Kegiatan Tahunan

    HMI Dorong Tradisi Gabalil Hai Sua Diperdakan dan jadi Kegiatan Tahunan

    • calendar_month Ming, 3 Mei 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sanana, mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) dan DPRD Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, untuk segera membuat peraturan daerah (perda) terkait pelestarian tradisi Gabalil Hai Sua sebagai warisan adat dan budaya masyarakat Sula. Ketua Umum HMI Cabang Sanana, Taufik Buabes, menilai Gabalil Hai Sua bukan sekadar tradisi turun-temurun, tetapi […]

expand_less