Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Malut United dan Benfica Cari Talenta Muda dari Maluku Utara hingga Papua lewat Akademi, 70 Anak tiap Tahun

Malut United dan Benfica Cari Talenta Muda dari Maluku Utara hingga Papua lewat Akademi, 70 Anak tiap Tahun

  • account_circle Ikram Salim
  • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
  • visibility 73

Ternate, majangpolis.com – Manajemen Malut United segera meluncurkan Akademi Merah Putih, sebuah akademi sepak bola usia dini untuk anak-anak berusia 7 hingga 9 tahun yang bekerja sama dengan klub raksasa asal Portugal, S.L Benfica.

Program tersebut tidak hanya difokuskan pada pembinaan teknik sepak bola, tetapi juga pendidikan agama dan pembentukan karakter bagi anak-anak, khususnya yatim piatu dan keluarga kurang mampu di kawasan timur Indonesia.

Direktur PT Malut Maju Sejahtera, Dirk Soplanit, mengatakan gagasan pendirian akademi tersebut berasal dari owner Malut United yang ingin menghadirkan hiburan melalui sepak bola sekaligus memberi dampak sosial bagi masyarakat Maluku Utara.

“Ini merupakan gagasan owner Malut United bagaimana memberi hiburan bagi masyarakat Malut, tetapi juga mengangkat martabat anak-anak yatim piatu dan anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui sepak bola,” kata Dirk dalam konferensi pers di VVIP Room Stadion Gelora Kie Raha Ternate, Jumat (15/5/2026), bersama manajemen S.L Benfica.

Menurut Dirk, Akademi Merah Putih dirancang sebagai proyek jangka panjang untuk mencetak pemain profesional sekaligus membangun generasi muda yang disiplin, berakhlak, dan memiliki semangat kebinekaan.

Pada tahap awal, akademi akan merekrut 70 anak setiap tahun, terdiri dari 45 peserta muslim dan 25 peserta non-muslim. Seluruh peserta akan dibina secara terpusat melalui sistem pendidikan dan pelatihan terpadu.

“Sepak bola bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga sarana mengangkat martabat anak-anak yatim piatu maupun mereka yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi,” ujarnya.

Dirk menjelaskan, konsep pembinaan tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan bermain sepak bola, tetapi juga pendidikan moral dan keagamaan.

Anak-anak muslim nantinya akan mendapatkan pendidikan berbasis pesantren dengan penguatan akhlak, pembelajaran Al-Qur’an, dan pendidikan keimanan. Sementara peserta non-muslim juga akan dibina untuk memperkuat nilai-nilai agama dan moral sebagai fondasi dalam membangun karier profesional.

“Mereka digodok menjadi pemain handal sekaligus memiliki moral dan disiplin yang baik. Jadi bukan hanya menjadi pemain sepak bola, tetapi juga manusia yang berakhlak,” jelasnya.

Program pendidikan akademi akan melibatkan kerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku Utara serta Dinas Pendidikan setempat. Para peserta juga tetap memperoleh pendidikan formal sehingga dapat menerima rapor dari sekolah asal masing-masing.

Selain itu, akademi akan memberikan pelajaran bahasa asing seperti bahasa Inggris dan bahasa Arab. Manajemen bahkan menyiapkan tenaga pengajar dari Pulau Jawa yang berpengalaman dalam pengelolaan pesantren dan pendidikan karakter.

“Tidak selamanya mereka harus bergabung ke Malut United. Yang paling penting adalah bagaimana mereka bisa sukses dan mengangkat derajat keluarganya,” tambah Dirk.

Dalam proses seleksi pemain, Malut United akan bekerja sama dengan Asosiasi Provinsi PSSI Maluku Utara agar perekrutan berjalan objektif dan tepat sasaran, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Sementara untuk wilayah Papua, manajemen bersama perwakilan Benfica akan melakukan pencarian bakat secara langsung ke daerah-daerah potensial untuk menjaring pemain muda berbakat.

Para pemain terpilih nantinya akan dipusatkan dalam training camp Malut United untuk menjalani pembinaan intensif.

Di sisi lain, Benfica International Business Manager, Lourenco Figueiredo, mengatakan Benfica akan membawa filosofi permainan sepak bola khas Portugal dalam kerja sama tersebut.

Menurutnya, Benfica memiliki pengalaman panjang dalam membangun akademi sepak bola yang telah melahirkan banyak pemain profesional dunia.

“Benfica akan membawa filosofi bermain sepak bola untuk membantu Malut United menjadi tim terbaik sekaligus melahirkan pemain handal dan potensial,” kata Lourenco.

Ia menambahkan, Benfica juga memiliki misi sosial dalam pengembangan sepak bola usia muda, sebagaimana yang selama ini diterapkan di Portugal melalui pembinaan anak berbasis olahraga.

Meski demikian, manajemen belum merinci secara lengkap teknis pelaksanaan program, termasuk lokasi pemusatan latihan, durasi pembinaan, hingga kemungkinan peserta menjalani pelatihan di Portugal.

Program ini dirancang sebagai pembinaan jangka panjang dengan target dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan mampu melahirkan pemain-pemain terbaik dari Indonesia Timur yang dapat bersaing di level nasional maupun internasional.

Selain peserta dari Maluku Utara, akademi ini juga membuka kesempatan bagi anak-anak dari Provinsi Maluku dan Papua melalui sistem pemantauan langsung oleh tim pencari bakat Malut United dan Benfica. (*)

  • Penulis: Ikram Salim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Ternate Terang, PJU di 3.600 Titik Jangkau Tiga Pulau Terluar

    Program Ternate Terang, PJU di 3.600 Titik Jangkau Tiga Pulau Terluar

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Kota Ternate bakal menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Maluku Utara yang memiliki lampu jalan umum di seluruh wilayahnya. Proyek yang digagas Dinas Perhubungan Kota Ternate menggunakan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha untuk membiayai pembangunan infrastruktur penerangan jalan. Keberadaan penerangan jalan di Kota Ternate juga diyakini dapat menggerakan roda ekonomi masyarakat […]

  • Kebakaran Hebat di Mangga Dua Ternate, Delapan Kedai Dilalap Api

    Kebakaran Hebat di Mangga Dua Ternate, Delapan Kedai Dilalap Api

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Kebakaran hebat melanda kawasan tapak Kelurahan Mangga Dua, Kota Ternate, Maluku Utara pada, Selasa (30/9/2025). Api dengan cepat menjalar hingga membakar delapan kedai UMKM di kawasan tersebut. Peristiwa ini terjadi sekira pukul 11.30 WIT. Informasinya, api diduga berasal dari kedai Taman Laut lalu menjalar hingga kedai yang ada di kiri dan kanannya. […]

  • Srikandi Kie Raha dan LBH Marimoi Dorong Perda Kota Ramah HAM

    Srikandi Kie Raha dan LBH Marimoi Dorong Perda Kota Ramah HAM

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Fadli Kayoa
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Srikandi Kie Raha bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Marimoi mendorong Pemerintah Kota Ternate membuat peraturan daerah (perda) tentang kota ramah Hak Asasi Manusia (HAM). Upaya menjadikan Ternate kota inklusi dan ramah HAM ini dibahas dalam workshop bertema “Mari Torang Wujudkan Ternate sebagai Kota yang Inklusi dan Ramah Hak Asasi Manusia (HAM)” yang […]

  • BK DPRD Malut Dalami Dugaan Pelanggaran Etik Aksandri Kitong

    BK DPRD Malut Dalami Dugaan Pelanggaran Etik Aksandri Kitong

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Sunarto Hi. Hasan
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sofifi, majangpolis.com — Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) mulai menindaklanjuti dugaan pelanggaran kode etik dan sumpah jabatan yang menyeret anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrat, Aksandri Kitong. Wakil Ketua BK DPRD Maluku Utara, Iksan Subur, mengatakan pihaknya telah menggelar rapat dengar pendapat (RDP) perdana pada, Selasa (7/4/2026) di kantor perwakilan Pemerintah Provinsi […]

  • Tak Dapat Izin Berobat dari Jaksa, Tahanan di Lapas Sanana Meninggal Dunia

    Tak Dapat Izin Berobat dari Jaksa, Tahanan di Lapas Sanana Meninggal Dunia

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Salah satu tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Sula atas nama Taufik Kailul (19), meninggal dunia saat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana, Senin (17/11/2025) pukul 09.00 WIT. Informasi yang dihimpun majangpolis.com, almarhum adalah Warga Desa Umaloya, Kecamatan Sanana, yang tersandung kasus dugaan pengeroyokan dan di tahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) […]

  • Satu Jemaah Haji Asal Ternate Dirawat di Rumah Sakit Madinah

    Satu Jemaah Haji Asal Ternate Dirawat di Rumah Sakit Madinah

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com — Seluruh jemaah haji asal Kota Ternate dilaporkan telah tiba dengan selamat di Arab Saudi. Namun, satu jemaah dari kloter 13 dilaporkan mengalami gangguan kesehatan dan saat ini tengah menjalani perawatan di rumah sakit di Madinah. Plt Kepala Kementrian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kota Ternate, Syarif Ibrahim mengatakan, jemaah perempuan tersebut mulai sakit […]

expand_less