Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » HMI Dorong Tradisi Gabalil Hai Sua Diperdakan dan jadi Kegiatan Tahunan

HMI Dorong Tradisi Gabalil Hai Sua Diperdakan dan jadi Kegiatan Tahunan

  • account_circle Sahbudin Yunus
  • calendar_month Ming, 3 Mei 2026

Sanana, majangpolis.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sanana, mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) dan DPRD Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, untuk segera membuat peraturan daerah (perda) terkait pelestarian tradisi Gabalil Hai Sua sebagai warisan adat dan budaya masyarakat Sula.

Ketua Umum HMI Cabang Sanana, Taufik Buabes, menilai Gabalil Hai Sua bukan sekadar tradisi turun-temurun, tetapi identitas budaya yang harus dijaga melalui kebijakan resmi daerah.

“Gabalil Hai Sua adalah bagian dari jati diri masyarakat Kepulauan Sula. Pemerintah Daerah dan DPRD harus hadir secara serius dengan cara perdakan tradisi ini, agar memiliki kekuatan hukum dan menjadi agenda budaya tahunan,” tegas Taufik, Sabtu (2/5/2026).

Taufik menilai, tanpa adanya perlindungan regulatif, tradisi tersebut berpotensi mengalami pengikisan akibat perubahan sosial, modernisasi hingga minimnya perhatian dari Pemerintah.

“Jika tidak ada regulasi, tradisi ini hanya akan hidup secara lisan dan berisiko hilang pelan-pelan. Padahal, ini warisan adat yang punya nilai sejarah, spiritual, dan kebudayaan yang tinggi,”bebernya.

Taufik menyebutkan, ketika mengutip keterangan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkum Maluku Utara, Budi Argap Situngkir, yang dimuat oleh media online ANTARA.

Dimana ia menjelaskan, Tradisi Gabalil Hai Sua merupakan ritual berjalan keliling Pulau Sulabesi di Kepulauan Sula yang dilakukan secara perorangan maupun kelompok, dan termasuk dalam kategori pengetahuan tradisional yang dilindungi negara.

“Tradisi Gabalil Hai Sua merupakan ritual berjalan keliling Pulau Sulabesi di Kepulauan Sula, yang dilakukan secara perorangan maupun kelompok dan termasuk pengetahuan tradisional yang dilindungi,” ujarnya yang di kutipan dari keterangan resmi Budi Argap Situngkir.

Taufik bilang, berdasarkan pangkalan data Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum, tradisi tersebut telah tercatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) kategori pengetahuan tradisional.

Taufik menegaskan, status tradisi tersebut sebagai kekayaan intelektual komunal seharusnya menjadi dasar kuat bagi Pemda Kepulauan Sula dan DPRD untuk segera mengambil langkah konkret berupa regulasi daerah.

“Kalau negara sudah mengakui sebagai kekayaan intelektual komunal, maka pemerintah daerah tidak boleh diam. Harus ada Perda sebagai bentuk tanggung jawab melindungi dan mengembangkan tradisi ini,” katanya.

Ia juga menilai, penguatan tradisi lokal melalui Perda akan menciptakan ruang bagi masyarakat adat, tokoh budaya, pemuda, dan lembaga pendidikan untuk bersinergi menjaga warisan budaya.

Taufik juga menekankan pentingnya memperkuat ekosistem kekayaan intelektual agar manfaatnya bersifat inklusif bagi seluruh masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersinergi mencatatkan dan menjaga potensi kekayaan intelektual komunal.

“Mari terus lestarikan dan lindungi pengetahuan tradisional, dan budaya masyarakat melalui pencatatan kekayaan intelektual komunal,” ujarnya.

Sebagai salah satu organisasi cipayung di Sula yang peduli terhadap tradisi dan budaya maka, HMI juga menegaskan bahwa Perda harus memastikan tradisi tersebut tidak hanya dilestarikan, tetapi juga dimasukkan sebagai agenda resmi pemerintah daerah setiap tahun.

“Kami ingin Gabalil Hai Sua tidak hanya menjadi seremoni adat sesaat, tetapi masuk kalender budaya daerah dan menjadi agenda tahunan yang didukung penuh oleh anggaran dan program pemerintah,” tutup Taufik.

Alumni STAI Babussalam Sula ini membeberkan, penguatan budaya lokal melalui kebijakan daerah merupakan langkah strategis untuk menjaga identitas Kepulauan Sula sekaligus membangun kebanggaan generasi muda terhadap warisan adat yang telah hidup sejak lama.(bud)

  • Penulis: Sahbudin Yunus
  • Editor: Ikram Salim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Breaking News: Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN

    Breaking News: Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Jakarta, majangpolis.com – Eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana serta dua rekannya, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya, langsung ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah menjalani pemeriksaan terkait dugaan kasus korupsi di lembaga tersebut pada Rabu (3/6/2026). Menariknya, Dadan bersama dua rekannya baru saja diberhentikan dari jabatannya oleh Presiden Prabowo Subianto sehari sebelumnya. Dadan […]

  • Program Ternate Terang, PJU di 3.600 Titik Jangkau Tiga Pulau Terluar

    Program Ternate Terang, PJU di 3.600 Titik Jangkau Tiga Pulau Terluar

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 421
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Kota Ternate bakal menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Maluku Utara yang memiliki lampu jalan umum di seluruh wilayahnya. Proyek yang digagas Dinas Perhubungan Kota Ternate menggunakan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha untuk membiayai pembangunan infrastruktur penerangan jalan. Keberadaan penerangan jalan di Kota Ternate juga diyakini dapat menggerakan roda ekonomi masyarakat […]

  • Ratusan Botol Miras Selundupan dari Bitung Disita Anggota Polairud Kepulauan Sula

    Ratusan Botol Miras Selundupan dari Bitung Disita Anggota Polairud Kepulauan Sula

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 668
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Anggota Sat Polairud Polres Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara berhasil amankan minuman keras (miras) jenis cap tikus sebayak 10 karton. Kasat Polairud, AKP M.Reza Iskandar S.I.Kom.,M.Si, kepada media ini membenarkan melakukan razia dan berhasil menyita miras ratusan botol. Operasi itu dilaksanakan di Desa Dofa, Kecamatan Mangoli Barat, Kepulauan Sula, Kamis (30/4/2026) sekitar […]

  • Baru Dilantik sebagai Kapolsek Patani, Mustakim Dipercaya Jadi Khatib Shalat Iduladha

    Baru Dilantik sebagai Kapolsek Patani, Mustakim Dipercaya Jadi Khatib Shalat Iduladha

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Weda, majangpolis.com – Kapolsek Patani, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, IPDA Mustakim Puasa, S.E., menunjukkan kedekatannya dengan masyarakat setelah dipercaya menjadi khatib Shalat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid At Taqwa Desa Tapaleo. Menariknya, kepercayaan tersebut diberikan hanya dalam waktu sepekan lebih setelah perwira satu balok itu resmi dilantik sebagai Kapolsek Patani. Kehadiran IPDA Mustakim […]

  • Dari Tamtama hingga Perwira, Kisah Inspiratif Mustakim Puasa, Polisi Tiga Zaman Asal Hiri Faudu

    Dari Tamtama hingga Perwira, Kisah Inspiratif Mustakim Puasa, Polisi Tiga Zaman Asal Hiri Faudu

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 2.051
    • 0Komentar

    Sukabumi, majangpolis.com – Di balik seragam kepolisian, tersimpan kisah-kisah inspiratif tentang dedikasi dan perjalanan karir yang luar biasa. Salah satunya adalah kisah Mustakim Puasa, seorang putra Ternate, Provinsi Maluku Utara asal Kelurahan Hiri Faudu. Mustakim baru saja dilantik menjadi Inspektur Polisi Dua (Ipda) bersama 1.156 perwira lainnya di Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan ke-54 Gelombang […]

  • Dua Kloter Siap Terbang, Jemaah Haji Ternate Mulai Masuk Asrama Akhir April

    Dua Kloter Siap Terbang, Jemaah Haji Ternate Mulai Masuk Asrama Akhir April

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com — Jadwal keberangkatan jemaah haji asal Kota Ternate resmi ditetapkan. Tahun ini, 586 jemaah asal Ternate akan diberangkatkan dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 13 dan kloter 15. Untuk kloter 13, jemaah dijadwalkan mulai masuk asrama haji pada 28 April 2026. Sehari kemudian, mereka diberangkatkan ke Makassar, sebelum akhirnya terbang menuju Madinah […]

expand_less