Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Disperindagkop dan Polres Kepulauan Sula Bakal Sidak Peredaran Beras Ilegal

Disperindagkop dan Polres Kepulauan Sula Bakal Sidak Peredaran Beras Ilegal

  • account_circle Sahbudin Yunus
  • calendar_month Jum, 5 Jun 2026

Sanana, majangpolis.com – Dugaan peredaran beras ilegal dan beras oplosan di Pasar Basanohi, Sanana, yang sebelumnya disoroti Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Kepulauan Sula, kini mendapat perhatian serius dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) serta Polres Kepulauan Sula.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Disperindagkop dan Polres Kepulauan Sula menggelar rapat koordinasi di Kantor Pasar Desa Fogi, Kecamatan Sanana, pada Rabu (3/6/2026).

Rapat tersebut dihadiri Kepala Disperindagkop Kepulauan Sula Djena Tidore, Kasat Reskrim Polres Kepulauan Sula AKP Wawan Lauwanto, perwakilan Kesbangpol, GMNI Kepulauan Sula, serta sejumlah distributor beras yang beroperasi di wilayah Kepulauan Sula.

Kepala Disperindagkop Kepulauan Sula, Djena Tidore, mengatakan pihaknya bersama kepolisian berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah distributor dan pedagang beras. Namun, langkah tersebut masih menunggu data pendukung yang dimiliki GMNI Kepulauan Sula.

Menurut Djena, data terkait dugaan peredaran beras ilegal yang menjadi sorotan saat ini masih berada di tangan Ketua GMNI Kepulauan Sula, sementara dalam rapat koordinasi sebelumnya hanya dihadiri perwakilan organisasi tersebut.

“Data itu masih dipegang Ketua GMNI. Setelah yang bersangkutan kembali dan menyerahkan data yang dimiliki, kami bersama pihak kepolisian akan turun melakukan sidak di lapangan,” ujar Djena saat dikonfirmasi, Jumat (5/6/2026).

Ia menjelaskan, isu dugaan beras ilegal dan beras oplosan mencuat setelah GMNI melakukan aksi di Polres Kepulauan Sula beberapa waktu lalu. Karena menyangkut kebutuhan pokok masyarakat, pemerintah daerah dan kepolisian bergerak cepat untuk mengklarifikasi informasi tersebut.

“Setelah adanya sorotan terkait beras ilegal, saya langsung dihubungi Kasat Reskrim. Kami kemudian mengundang GMNI dan para distributor untuk duduk bersama agar informasi yang berkembang dapat disinkronkan. Kami tidak ingin masyarakat menjadi resah atau takut mengonsumsi beras yang beredar di pasaran,” katanya.

Djena menegaskan, apabila data yang dimiliki GMNI telah diserahkan, pihaknya bersama aparat kepolisian akan melakukan pemeriksaan langsung guna memastikan distributor maupun pedagang yang diduga menjual beras ilegal atau beras oplosan.

Sementara itu, salah satu pedagang beras di Pasar Basanohi, Rinaldi, mengaku beras yang dijual berasal dari sejumlah daerah, yakni Kendari, Luwuk dan Sulawesi Selatan.

Ia menjelaskan, beras dari Kendari umumnya bermerek PW, Walet dan Kris. Sedangkan beras dari Luwuk sebagian besar dikemas dalam karung putih polos tanpa merek. Sementara beras dari Sulawesi Selatan dipasarkan dengan merek Kupu-Kupu dan Ikan Terbang.

“Kami membeli beras dalam kemasan 50 kilogram dari Luwuk, Bugis dan Kendari. Setelah tiba di Sanana, baru kami kemas ulang menjadi ukuran 25 kilogram, 10 kilogram dan 5 kilogram,” jelasnya.

Hal serupa disampaikan pedagang beras lainnya, Haja Wasuku. Ia mengatakan sebagian besar pasokan beras yang dijual di Pasar Basanohi berasal dari Luwuk, Kendari dan Sulawesi Selatan.

Menurutnya, tidak semua beras yang diterima memiliki merek dagang yang jelas, terutama beras yang berasal dari Luwuk dan sebagian pasokan dari Kendari.

“Kalau beras dari Luwuk biasanya menggunakan karung putih polos tanpa merek. Untuk beras dari Kendari ada yang bermerek dan ada juga yang tidak. Yang kami perhatikan selama ini adalah kualitas berasnya,” ujarnya.

Pemerintah daerah bersama kepolisian memastikan akan menindaklanjuti laporan tersebut guna memastikan beras yang beredar di pasaran memenuhi ketentuan dan aman dikonsumsi masyarakat. (bud)

  • Penulis: Sahbudin Yunus
  • Editor: Ikram Salim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa KKN Unkhair Edukasi Siswa SMPN 11 Kota Ternate soal Kekerasan Seksual

    Mahasiswa KKN Unkhair Edukasi Siswa SMPN 11 Kota Ternate soal Kekerasan Seksual

    • calendar_month Kam, 16 Jul 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) Universitas Khairun (Unkhair) di Kelurahan Afe-Taduma, Kota Ternate, menggelar sosialisasi pencegahan kekerasan seksual bagi siswa SMP Negeri 11 Kota Ternate, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran pelajar tentang pentingnya melindungi diri dari berbagai bentuk kekerasan seksual sejak usia dini. Koordinator lapangan (Korlap) KKN Unkhair […]

  • Pengurus Demokrat Sula Minta APH Lihat Konteks Publik dalam Polemik Penyebaran Percakapan Elektronik

    Pengurus Demokrat Sula Minta APH Lihat Konteks Publik dalam Polemik Penyebaran Percakapan Elektronik

    • calendar_month Rab, 26 Agu 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis com – Pengurus DPC Partai Demokrat Kepulauan Sula, Darmawan Buamona, meminta aparat penegak hukum (APH) melihat secara utuh konteks polemik penyebaran percakapan elektronik yang berkaitan dengan persoalan pemerintahan desa. Menurut Darmawan, materi percakapan yang dipersoalkan tidak semata-mata berkaitan dengan urusan pribadi. Ia menilai, persoalan tersebut memiliki kaitan dengan aspirasi masyarakat mengenai penyelenggaraan pemerintahan […]

  • Prodi Sejarah Unkhair Ternate Usul Buka Program Magister

    Prodi Sejarah Unkhair Ternate Usul Buka Program Magister

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle Fadli Kayoa
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Program Studi (Prodi) Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun (Unkhair) bakal mendorong pembukaan program S2 pascasarjana Sejarah pada 2027 mendatang. Upaya mendorong S2 Sejarah ini bagian dari mendorong pengembangan sumber daya manusia (SDM) dalam bidang kesejarahan di Maluku Utara . Ketua Tim Pengusul Magister Sejarah Unkhair, Dr. Umi Barjiyah, MA, mengatakan […]

  • Tak Dapat Izin Berobat dari Jaksa, Tahanan di Lapas Sanana Meninggal Dunia

    Tak Dapat Izin Berobat dari Jaksa, Tahanan di Lapas Sanana Meninggal Dunia

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Salah satu tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Sula atas nama Taufik Kailul (19), meninggal dunia saat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana, Senin (17/11/2025) pukul 09.00 WIT. Informasi yang dihimpun majangpolis.com, almarhum adalah Warga Desa Umaloya, Kecamatan Sanana, yang tersandung kasus dugaan pengeroyokan dan di tahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) […]

  • Demokrat Kepulauan Sula Gelar Aksi Bersih Lingkungan

    Demokrat Kepulauan Sula Gelar Aksi Bersih Lingkungan

    • calendar_month Jum, 31 Jul 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Kepulauan Sula gelar kegiatan pembersihan lingkungan di Kota Sanana pada, Jumat (31/7/2026). Sekretaris DPC Sula, Nusri Umalekhoa, menjelaskan kegiatan bakti kebersihan lingkungan dilakukan secara nasional untuk menyambut ulang tahun Partai Demokrat yang ke-25 tahun dengan tema “Langit Biru Indonesia Arsi”. “Tujuan dari pada kegiatan tersebut […]

  • Remaja Meninggal Terjebak dalam Kebakaran Rumah di Kalumata, Ternate

    Remaja Meninggal Terjebak dalam Kebakaran Rumah di Kalumata, Ternate

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Iwan Imam
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Kebakaran hebat menghanguskan satu unit rumah milik Radiatun Drakel (70) di lingkungan RT 16/RW 06, Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, pada Senin (20/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIT. Peristiwa ini menelan satu korban jiwa. Korban meninggal dunia diketahui berinisial AS alias Azam (15). Remaja tersebut diduga meninggal setelah terjebak di dalam kamar yang […]

expand_less