Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » ‎Jadi Tersangka Korupsi, Eks Calon Wali Kota Ternate Ditahan

‎Jadi Tersangka Korupsi, Eks Calon Wali Kota Ternate Ditahan

  • account_circle Ikram Salim
  • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
  • visibility 303

Ternate, majangpolis.com – Eks calon wali kota Ternate Muhammad Sahril Abdul Rajak resmi ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Halmahera Barat. Ia ditahan dalam kasus korupsi proyek pembangunan letter sign “Welcome to Halbar” di Tanjung Desa Guaeria, Kecamatan Jailolo.

Selain Sahril, penyidik juga menahan eks Kepala Dinas Penanaman modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) 2018-2021 berinsial SS. Sahril merupakan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Barat tahun 2017.

‎Kepala Kejaksaan Negeri Halmahera Barat, Fahri, mengatakan penahanan dilakukan setelah penyidik menemukan cukup alat bukti atas dugaan penyimpangan dalam proyek tersebut.

‎ “Hari ini kami resmi menetapkan dan menahan dua orang tersangka, masing-masing MSA selaku Sekda Halbar tahun 2017 dan SS selaku Kadis DPMPTSP tahun 2018–2021,” ujar Fahri, Selasa (28/10/2025).

‎Ia menjelaskan, penahanan dilakukan dengan jenis penahanan di Lapas Kelas III Jailolo.

‎Proyek pembangunan letter sign “Welcome to Halbar” mulai digulirkan sejak tahun 2017 menggunakan dana alokasi umum (DAU) APBD Halmahera Barat 2018 dengan nilai sekitar Rp 1 miliar.

‎Namun dalam pelaksanaannya, proyek tersebut diduga sarat penyimpangan yang mengakibatkan kerugian keuangan negara sekitar Rp 1 miliar.

‎“Penetapan tersangka ini berdasarkan kecukupan alat bukti yang dimiliki penyidik. Jika nanti dalam pengembangan penyidikan ditemukan keterlibatan pihak lain, tentu akan kami tarik untuk dimintai pertanggungjawaban hukum,” tegas Fahri.

‎Kejari Halmahera Barat memastikan proses hukum akan terus berlanjut sesuai standar dan prosedur penanganan perkara tindak pidana korupsi. (ikh)

  • Penulis: Ikram Salim
  • Editor: Ikram

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Patani, Halmahera Tengah Sita Belasan Botol Cap Tikus

    Polsek Patani, Halmahera Tengah Sita Belasan Botol Cap Tikus

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Weda, majangpolis.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Patani, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara menyita minuman keras (miras) tradisional jenis cap tikus dengan meminta dua penjual untuk menandatangani surat pernyataan serta memusnahkan barang bukti yang berhasil diamankan. Kapolsek Patani Ipda. Mustakim Puasa mengatakan, kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIT di Mapolsek Patani, Kabupaten […]

  • BK DPRD Malut Dalami Dugaan Pelanggaran Etik Aksandri Kitong

    BK DPRD Malut Dalami Dugaan Pelanggaran Etik Aksandri Kitong

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Sunarto Hi. Hasan
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sofifi, majangpolis.com — Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) mulai menindaklanjuti dugaan pelanggaran kode etik dan sumpah jabatan yang menyeret anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrat, Aksandri Kitong. Wakil Ketua BK DPRD Maluku Utara, Iksan Subur, mengatakan pihaknya telah menggelar rapat dengar pendapat (RDP) perdana pada, Selasa (7/4/2026) di kantor perwakilan Pemerintah Provinsi […]

  • Gubernur Sherly Tjoanda Curhat di DPR: Malut Terancam Krisis Fiskal, Tak Mampu Bayar Gaji PPPK

    Gubernur Sherly Tjoanda Curhat di DPR: Malut Terancam Krisis Fiskal, Tak Mampu Bayar Gaji PPPK

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Jakarta, majangpolis.com – Gubernur Provinsi Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengungkapkan kekhawatiran serius terkait kondisi fiskal daerah saat menghadiri rapat bersama Komisi II DPR RI, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Dalam rapat tersebut, Sherly menilai kebijakan relaksasi anggaran yang diberikan pemerintah pusat belum mampu menyelesaikan persoalan mendasar yang […]

  • Sherly Tunjuk dr. Rosita Alkatiri Jabat Plt Dirut RSUD Chasan Boesoirie

    Sherly Tunjuk dr. Rosita Alkatiri Jabat Plt Dirut RSUD Chasan Boesoirie

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menunjuk dr. Rosita Alkatiri menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Chasan Boesoirie (CB) Ternate menggantikan dr. Alwia Assagaf. Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Perintah Pelaksana Tugas Nomor 800.1.3.3/SP-MU/048/IV/2026 yang mulai berlaku sejak 28 April 2026. Saat ini, Rosita saat ini juga menjabat sebagai Wakil Direktur Pelayanan RSUD […]

  • Infografis: Gempa M 7,6 Guncang Maluku Utara dan Sulut

    Infografis: Gempa M 7,6 Guncang Maluku Utara dan Sulut

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Wilayah barat daya Pulau Batang Dua, Kota Ternate, Maluku Utara dan tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara diguncang gempa bumi tektonik dengan kekuatan magnitudo 7,6 pada, Kamis (2/4/2026). Guncangan dirasakan sangat kuat selama 10-20 detik di Kota Bitung, Kota Ternate dan sekitarnya.  

  • Mirisnya Kewenangan Daerah

    Mirisnya Kewenangan Daerah

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 547
    • 0Komentar

    Sukarno M. Adam (Direktur Buku Suba Institute) Mengapa daerah dibuat tidak berdaya, tapi “dipaksakan” untuk mandiri dan produktif?Pertanyaan tersebut muncul dengan logika sederhana yang mencoba menyelisik relasi kuasapusat daerah. Diskursus pusat dan daerah bukanlah barang baru yang mahal diperbincangkan, dan juga bukanlah barang bekas yang dianggap tidak berharga dan bermakna. Pusat dan daerah tidak perludidikotomisasi, […]

expand_less