Breaking News
light_mode
Beranda » Edukasi » Kerja Sama Harita dan Pemda Perluas Akses Air Bersih di Daerah 3T

Kerja Sama Harita dan Pemda Perluas Akses Air Bersih di Daerah 3T

  • account_circle Ikram Salim
  • calendar_month Jum, 22 Mei 2026
  • visibility 123

Kawasi, majangpolis.com – Akses terhadap air bersih menjadi kebutuhan dasar yang tidak terpisahkan dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Pemerintah RI di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menempatkan penyediaan air bersih dan sanitasi sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional, terutama untuk menjangkau masyarakat di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Dalam berbagai agenda pembangunan, pemerintah menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta perlindungan terhadap sumber daya alam yang menopang kehidupan sehari-hari.

Semangat ini juga tercermin di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, yang dalam beberapa tahun terakhir berkembang sebagai salah satu kawasan industri strategis nasional.

Di tengah pertumbuhan aktivitas ekonomi, kebutuhan masyarakat terhadap air bersih tetap menjadi perhatian utama. Karena itu, kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci untuk memastikan pembangunan berlangsung secara berkelanjutan.

Sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional, Harita Nickel turut berkontribusi melalui pembangunan fasilitas pengolahan air bersih di Desa Kawasi. Program ini dikembangkan bersama pemerintah daerah untuk memperkuat sistem penyediaan air baku sekaligus menjaga keberlanjutan sumber air yang selama ini dimanfaatkan warga.

Fasilitas ini menggunakan teknologi reverse osmosis (RO) dan dilengkapi sistem filtrasi otomatis serta ozonisasi untuk membantu meningkatkan kualitas air sebelum didistribusikan kepada masyarakat. Dengan kapasitas penampungan air baku sekitar 40 meter kubik per hari dan debit distribusi mencapai 25 meter kubik per jam. Pembangunan masih berlangsung dengan target siap beroperasi paruh 2026.

Direktur HSE Harita Nickel, Tonny Gultom, menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga sumber air di Kawasi.

“Pembangunan fasilitas pengolahan air bersih ini merupakan bagian dari upaya kami bersama pemerintah daerah untuk mendukung kebutuhan air masyarakat di Kawasi, sekaligus menjaga keberlanjutan sumber air yang ada di wilayah tersebut. Saat ini progres pembangunan masih berjalan dan sudah memasuki tahap pekerjaan fisik termasuk instalasi tangki dan sistem pendukung lainnya,” papar Tonny Gultom.

Menurutnya, fasilitas pengolahan air bersih dari Harita Nickel dirancang dengan teknologi yang dapat membantu memastikan kualitas air yang aman dan layak digunakan oleh masyarakat. Teknologi reverse osmosis (RO) dan ozonisasi untuk memastikan kualitas air yang optimal.

“Teknologi reverse osmosis berperan sebagai inti pemurnian, menghasilkan air yang lebih murni dibanding metode konvensional. Proses ini kemudian didukung oleh sistem filtrasi untuk menangkap partikel tersisa, serta ozonisasi sebagai tahap akhir yang efektif membunuh mikroorganisme,” ujar Tonny.

“Dengan kombinasi ketiga teknologi tersebut, fasilitas ini tidak hanya menjamin keamanan air dari sisi mikrobiologis dan kimiawi, tetapi juga menjaga konsistensi kualitasnya secara berkelanjutan. Dari sisi kapasitas, fasilitas ini dirancang untuk mendukung kebutuhan air masyarakat dalam jangka panjang, menjadi solusi penyediaan air bersih yang andal, berkelanjutan, dan ramah lingkungan,” imbuhnya.

Tonny menambahkan bahwa kapasitas fasilitas telah disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan warga Kawasi yang terus meningkat.

Selain membangun sarana pengolahan air, Harita Nickel juga mendukung perlindungan kawasan mata air melalui pengembangan area konservasi. Langkah ini dilakukan agar kualitas dan ketersediaan sumber air tetap terjaga dalam jangka panjang.

“Selain pembangunan fasilitas pengolahan air, perlindungan sumber mata air juga menjadi bagian penting dalam program ini. Kawasan mata air dijaga melalui area konservasi agar kualitas dan ketersediaan air tetap terpelihara. Harapannya, keberadaan fasilitas ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat hari ini, tetapi juga mendukung keberlanjutan akses air bersih bagi masyarakat Kawasi ke depan,” tandas Direktur HSE Harita Nickel itu.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kawasi, Reinhard Siar, menyambut baik pembangunan fasilitas dari Harita Nickel. Menurutnya, kehadiran fasilitas reverse osmosis mampu memperkuat akses masyarakat terhadap air bersih dalam jangka panjang, sekaligus menjaga mata air Kawasi yang telah dimanfaatkan warga selama bertahun-tahun.

“Yang paling penting bagi masyarakat tentu bagaimana air bersih tetap tersedia dan kualitasnya terjaga. Kami melihat pembangunan fasilitas ini sebagai langkah untuk mendukung kebutuhan warga ke depan,” sambut Reinhard Siar.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pihak agar fasilitas ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.

“Harapannya, fasilitas ini bukan hanya dibangun, tetapi juga dijaga bersama sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” tutur Ketua BPD Kawasi itu.

Pembangunan fasilitas pengolahan air bersih di Kawasi menunjukkan keberlanjutan kawasan industri tidak semata-mata berbicara tentang pertumbuhan ekonomi. Lebih dari itu, keberlanjutan juga ditentukan oleh kemampuan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Melalui kolaborasi yang erat antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat, akses air bersih di wilayah 3T dapat terus diperluas demi mendukung kualitas hidup yang lebih baik bagi generasi saat ini maupun yang akan datang.

Harita Nickel turut berkontribusi melalui pembangunan fasilitas pengolahan air bersih di Desa Kawasi, Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. (Dok: Harita Nickel)

Akses terhadap air bersih menjadi kebutuhan dasar yang tidak terpisahkan dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Pemerintah RI di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menempatkan penyediaan air bersih dan sanitasi sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional, terutama untuk menjangkau masyarakat di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Dalam berbagai agenda pembangunan, pemerintah menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta perlindungan terhadap sumber daya alam yang menopang kehidupan sehari-hari.

Semangat ini juga tercermin di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, yang dalam beberapa tahun terakhir berkembang sebagai salah satu kawasan industri strategis nasional.  Di tengah pertumbuhan aktivitas ekonomi, kebutuhan masyarakat terhadap air bersih tetap menjadi perhatian utama. Karena itu, kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci untuk memastikan pembangunan berlangsung secara berkelanjutan.

Sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional, Harita Nickel turut berkontribusi melalui pembangunan fasilitas pengolahan air bersih di Desa Kawasi. Program ini dikembangkan bersama pemerintah daerah untuk memperkuat sistem penyediaan air baku sekaligus menjaga keberlanjutan sumber air yang selama ini dimanfaatkan warga.

Fasilitas ini menggunakan teknologi reverse osmosis (RO) dan dilengkapi sistem filtrasi otomatis serta ozonisasi untuk membantu meningkatkan kualitas air sebelum didistribusikan kepada masyarakat. Dengan kapasitas penampungan air baku sekitar 40 meter kubik per hari dan debit distribusi mencapai 25 meter kubik per jam. Pembangunan masih berlangsung dengan target siap beroperasi paruh 2026.

Direktur HSE Harita Nickel, Tonny Gultom, menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga sumber air di Kawasi.

“Pembangunan fasilitas pengolahan air bersih ini merupakan bagian dari upaya kami bersama pemerintah daerah untuk mendukung kebutuhan air masyarakat di Kawasi, sekaligus menjaga keberlanjutan sumber air yang ada di wilayah tersebut. Saat ini progres pembangunan masih berjalan dan sudah memasuki tahap pekerjaan fisik termasuk instalasi tangki dan sistem pendukung lainnya,” papar Tonny Gultom.

Menurutnya, fasilitas pengolahan air bersih dari Harita Nickel dirancang dengan teknologi yang dapat membantu memastikan kualitas air yang aman dan layak digunakan oleh masyarakat. Teknologi reverse osmosis (RO) dan ozonisasi untuk memastikan kualitas air yang optimal.

“Teknologi reverse osmosis berperan sebagai inti pemurnian, menghasilkan air yang lebih murni dibanding metode konvensional. Proses ini kemudian didukung oleh sistem filtrasi untuk menangkap partikel tersisa, serta ozonisasi sebagai tahap akhir yang efektif membunuh mikroorganisme,” ujar Tonny.

“Dengan kombinasi ketiga teknologi tersebut, fasilitas ini tidak hanya menjamin keamanan air dari sisi mikrobiologis dan kimiawi, tetapi juga menjaga konsistensi kualitasnya secara berkelanjutan. Dari sisi kapasitas, fasilitas ini dirancang untuk mendukung kebutuhan air masyarakat dalam jangka panjang, menjadi solusi penyediaan air bersih yang andal, berkelanjutan, dan ramah lingkungan,” imbuhnya.

Tonny menambahkan bahwa kapasitas fasilitas telah disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan warga Kawasi yang terus meningkat.

Selain membangun sarana pengolahan air, Harita Nickel juga mendukung perlindungan kawasan mata air melalui pengembangan area konservasi. Langkah ini dilakukan agar kualitas dan ketersediaan sumber air tetap terjaga dalam jangka panjang.

“Selain pembangunan fasilitas pengolahan air, perlindungan sumber mata air juga menjadi bagian penting dalam program ini. Kawasan mata air dijaga melalui area konservasi agar kualitas dan ketersediaan air tetap terpelihara. Harapannya, keberadaan fasilitas ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat hari ini, tetapi juga mendukung keberlanjutan akses air bersih bagi masyarakat Kawasi ke depan,” tandas Direktur HSE Harita Nickel itu.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kawasi, Reinhard Siar, menyambut baik pembangunan fasilitas dari Harita Nickel. Menurutnya, kehadiran fasilitas reverse osmosis mampu memperkuat akses masyarakat terhadap air bersih dalam jangka panjang, sekaligus menjaga mata air Kawasi yang telah dimanfaatkan warga selama bertahun-tahun.

“Yang paling penting bagi masyarakat tentu bagaimana air bersih tetap tersedia dan kualitasnya terjaga. Kami melihat pembangunan fasilitas ini sebagai langkah untuk mendukung kebutuhan warga ke depan,” sambut Reinhard Siar.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pihak agar fasilitas ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.

“Harapannya, fasilitas ini bukan hanya dibangun, tetapi juga dijaga bersama sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” tutur Ketua BPD Kawasi itu.

Pembangunan fasilitas pengolahan air bersih di Kawasi menunjukkan keberlanjutan kawasan industri tidak semata-mata berbicara tentang pertumbuhan ekonomi. Lebih dari itu, keberlanjutan juga ditentukan oleh kemampuan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Melalui kolaborasi yang erat antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat, akses air bersih di wilayah 3T dapat terus diperluas demi mendukung kualitas hidup yang lebih baik bagi generasi saat ini maupun yang akan datang. (ikh)

  • Penulis: Ikram Salim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rifal Lastori ke PSMS Medan Jelang Liga 2 Championship 2025/2026

    Rifal Lastori ke PSMS Medan Jelang Liga 2 Championship 2025/2026

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 440
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com — PSMS Medan resmi mengumumkan rekrutan baru, Rifal Lastori. Rifal menjadi pemain terakhir yang didatangkan jelang bergulirnya Liga 2 Championship musim 2025/2026. “Last call, Lastori,” demikian tertulis di unggahan Instagram resmi PSMS Medan, Kamis (11/9/2025). Rifal merupakan pemain berposisi sayap kiri selama berseragam Malut United. Ia digadang akan menjalani laga debut bersama tim […]

  • Panitia Periksa Kesehatan Peserta Gabalil Hai Sua

    Panitia Periksa Kesehatan Peserta Gabalil Hai Sua

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com — Sehari menjelang pelaksanaan Gabalil Hai Sua atau jalan kaki keliling Pulau Sula yang dimulai Sabtu besok, panitia menggelar pemeriksaan kesehatan bagi para peserta, Jumat (1/5/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Benteng De Verwachting, Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Pemeriksaan dilakukan oleh divisi kesehatan yang melibatkan dua tim medis, dimulai pukul 08.00 […]

  • Mahasiswi di Ternate Dua Kali Diperkosa, Terduga Pelaku Senior di Kampus

    Mahasiswi di Ternate Dua Kali Diperkosa, Terduga Pelaku Senior di Kampus

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Seorang mahasiswi berinisial AA (19) melaporkan kasus dugaan pemerkosaan yang dialaminya ke Polres Kota Ternate, Maluku Utara. Dalam laporan tertanggal 27 Maret 2026, korban mendesak aparat kepolisian segera menetapkan RB sebagai tersangka. Korban, warga Kelurahan Sasa, Kota Ternate, menyebut dugaan tindak kekerasan seksual tersebut terjadi berulang kali sejak Januari hingga Februari 2026 […]

  • MAN 1 Sanana Gelar Perpisahan Siswa Lulusan 2026

    MAN 1 Sanana Gelar Perpisahan Siswa Lulusan 2026

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kepulauan Sula, menggelar kegiatan pelepasan dan perpisahan siswa kelas XII tahun pelajaran 2025–2026 berlangsung khidmat dan haru. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Beliga Hotel, Senin (11/5/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Dengan doa dan harapan kita melangkah menuju masa depan yang lebih cerah” dihadiri oleh guru, orang tua/wali murid, […]

  • Melihat Lebih Dekat Kondisi Terkini Sekolah Rakyat di Ternate setelah Dikunjungi Wapres Gibran

    Melihat Lebih Dekat Kondisi Terkini Sekolah Rakyat di Ternate setelah Dikunjungi Wapres Gibran

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SMP) 26 Ternate resmi beroperasi sejak 14 Juli 2025, membawa angin segar bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera di Ternate. Sekolah ini merupakan bagian dari kategori Sekolah Kebangsaan 1A dan telah berjalan selama hampir 10 bulan, kini memasuki semester kedua. Kepala Sekolah Rakyat SMP 26 Ternate Manton La Usma […]

  • Longboat Terbalik Dihantam Gelombang di Halmahera Utara, 1 Orang Hilang

    Longboat Terbalik Dihantam Gelombang di Halmahera Utara, 1 Orang Hilang

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle Ikram
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Tobelo, majangpolis.com – Sebuah longboat yang mengangkut delapan orang penumpang dilaporkan terbalik akibat dihantam gelombang di perairan depan Selat Lebeno, Desa Salube, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara. Insiden tersebut terjadi pada Jumat, 17 April 2026 sekitar pukul 16.00 WIT. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Kantor SAR Ternate, rombongan berangkat dari Desa Salube menuju kebun di […]

expand_less