Basarnas Ternate Latih Ratusan Warga Batang Dua, Siaga Hadapi Bencana
- account_circle Ikram Salim
- calendar_month Sel, 9 Jun 2026
- visibility 43

Ratusan warga Batang Dua mengikuti pelatihan kesiapsiagaan yang dilakukan Basarnas Ternate. (Dok: Humas Basarnas)
Ternate, majangpolis.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate menggelar Pelatihan Pemasyarakatan Search and Rescue (SAR) yang diikuti 100 peserta dari masyarakat Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate, Maluku Utara. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung pelaksanaan operasi SAR di wilayah Maluku Utara.
Pelatihan yang mengusung tema “Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Bidang Pencarian dan Pertolongan di Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara” tersebut dibuka oleh Wali Kota Ternate yang diwakili Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Ternate mengatakan pelatihan tersebut bertujuan memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat agar mampu melakukan pertolongan pertama terhadap diri sendiri maupun lingkungan sekitar ketika terjadi bencana atau musibah.
“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana maupun kondisi darurat yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Kami berharap kegiatan ini berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor SAR Ternate yang diwakili Kepala Seksi Sumber Daya, Bram, menjelaskan bahwa seluruh peserta akan dibekali berbagai materi dasar SAR, mulai dari teknik pencarian dan pertolongan, pertolongan pertama, prosedur evakuasi korban, manajemen operasi SAR, hingga simulasi penanganan kondisi darurat di lapangan.
Menurut Bram, keberadaan potensi SAR di Pulau Batang Dua memiliki peran penting dalam mempercepat respons pada fase tanggap darurat. Hal itu mengingat wilayah tersebut termasuk daerah yang memiliki potensi bencana, khususnya gempa bumi.
“Penguatan kapasitas potensi SAR merupakan kunci dalam mempercepat waktu respons pada setiap kejadian kedaruratan. Sinergi antara Basarnas dan masyarakat akan sangat menentukan keberhasilan operasi pencarian dan pertolongan,” katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan aspek keselamatan dalam setiap aktivitas serta segera melaporkan kepada Basarnas apabila terjadi kondisi yang membahayakan jiwa manusia.
“Keselamatan adalah prioritas utama. Masyarakat harus memperhatikan faktor risiko, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan segera melapor jika terjadi keadaan darurat,” tegasnya.
Pelatihan tersebut terlaksana berkat kolaborasi antara Kantor SAR Ternate dengan Pemerintah Kota Ternate, BPBD, Baznas, BMKG, serta Pemerintah Desa Batang Dua.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan masyarakat sekaligus membangun sinergi dalam upaya penanganan bencana dan operasi pencarian serta pertolongan di wilayah Maluku Utara. (ikh)
- Penulis: Ikram Salim
- Editor: Ikram



Saat ini belum ada komentar