KN SAR Pandudewanata Antar Bantuan Pemprov Malut dan Pemkot ke Batang Dua
- account_circle Ikram Salim
- calendar_month Sel, 7 Apr 2026
- visibility 31

KM Pandudewanata milik Kantor SAR Ternate saat tiba di Pulau Batang Dua membawa bantuan untuk korban bencana gempa bumi. (Foto: Basarnas Ternate)
Ternate, majangpolis.com — Pemerintah bersama Basarnas dan sejumlah instansi terkait mengirimkan bantuan logistik ke wilayah terdampak gempa bumi di Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate, menggunakan Kapal KN SAR 237 Pandudewanata, Minggu (5/4/2026).
Pengiriman bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pemerintah Provinsi Maluku Utara, dan Pemerintah Kota Ternate, yang difasilitasi oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate.
Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, memimpin rombongan menuju pulau yang berbatasan langsung dengan Manado, Sulawesi Utara tersebut. Wali kota didampingi jajaran Forkopimda Kota Ternate serta perwakilan dari BNPB, BPBD, BMKG, Dinas Sosial, dan instansi terkait lainnya. Rombongan bertolak dari Pelabuhan Ahmad Yani Ternate pada Minggu dini hari sekitar pukul 00.00 WIT.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, menjelaskan, kapal tersebut mengangkut berbagai bantuan logistik dari sejumlah pihak, termasuk BNPB, Pemprov Maluku Utara, Pemkot Ternate, BPBD Kota Ternate, Wasana Sentra Bahagia Ternate, Dinas Sosial, serta dukungan dari pihak swasta seperti Harita Nickel.

Bantuan berbagai pihak dangkut ke dalam kapal KN Pandudewanata di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate. (Foto: Humas Basarnas)
“Bantuan yang dibawa meliputi beras, gula pasir, minyak goreng, mi instan, susu kental manis, air mineral, susu SGM, selimut, makanan siap saji, perlengkapan bayi, dan kebutuhan dasar lainnya,” ujar Iwan.
Ia menambahkan, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, bersama Wali Kota Ternate menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan cepat dan terkoordinasi.
Sinergi lintas sektor pun dikerahkan, melibatkan TNI/Polri, Basarnas, BNPB, BPBD, BMKG, PUPR, operator telekomunikasi, PLN, pihak swasta, hingga relawan kemanusiaan.
Langkah ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak gempa di Batang Dua secepat mungkin, sekaligus mempercepat pemulihan kondisi masyarakat agar kembali normal. (ikh)
- Penulis: Ikram Salim
- Editor: Ikram

Saat ini belum ada komentar