Resahkan Warga Ternate, Pelaku Begal Payudara Berhasil Ditangkap Polisi
- account_circle Ikram Salim
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 96

Pelaku (di depan) setelah berhasil diringkus anggota Polres Ternate, Rabu (17/6/2026)
Ternate, majangpolis.com – Tim gabungan Resmob Polres Ternate, Resmob Polsek Ternate Utara, dan Resmob Polsek Ternate Selatan berhasil mengungkap kasus begal payudara yang selama ini meresahkan masyarakat Kota Ternate. Seorang pria berinisial MZAK alias Koce (46) ditangkap setelah diduga melakukan aksi serupa di sejumlah lokasi berbeda dalam Kota Ternate.
Kasus tersebut terungkap setelah adanya laporan dari salah satu korban, RPP, warga Kelurahan Sangaji, Kecamatan Ternate Utara.
Peristiwa yang dilaporkan terjadi pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 18.46 WIT di kawasan Kelurahan Sangaji Utara. Saat itu korban baru pulang mengantar anaknya mengaji dan mengendarai sepeda motor menuju rumah.
Korban mengaku merasa diikuti oleh seseorang dari belakang. Saat melintas sebelum jembatan perbatasan Kelurahan Sangaji dan Sangaji Utara, pelaku yang juga mengendarai sepeda motor tiba-tiba mendekat dan melakukan tindakan pelecehan seksual dengan meraba bagian dada korban sebelum melarikan diri.
Korban yang terkejut langsung berteriak dan sempat melihat pelaku mengendarai sepeda motor Honda Stylo berwarna hitam.
Berdasarkan hasil penyelidikan, tim gabungan menemukan kesamaan modus operandi dan kendaraan yang digunakan dalam sejumlah laporan serupa yang terjadi di Kota Ternate.
“Pelaku akhirnya berhasil diamankan di kediamannya di Kelurahan Soa, Kecamatan Ternate Utara,”kata Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Bakri Syahruddin, kepada majangpolis.com, Rabu (17/6/2026).
Dari tangan pelaku, lanjut Bakri, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Stylo warna hitam, jaket mantel hujan warna hitam dengan lis hijau, tiga buah sweater, dua helm hitam, sandal hitam, serta sebuah alat hisap narkotika jenis sabu atau bong.
“Hasil pemeriksaan juga menunjukkan pelaku positif menggunakan narkotika jenis sabu. Polisi menemukan alat hisap sabu yang diduga digunakan pelaku sehari sebelum penangkapan,”paparnya.
Perwira tiga balok itu berujar, hasil pendalaman terungkap, pelaku merupakan mantan pengguna narkoba dan diduga memiliki riwayat melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Pelaku juga diketahui telah pisah ranjang dengan istrinya selama kurang lebih dua bulan.
“Dugaanya motif pelaku melakukan aksi tersebut karena dorongan hasrat seksual dan keinginan memperoleh kepuasan secara instan,”tandas Bakri. (ikh)
- Penulis: Ikram Salim



Saat ini belum ada komentar