Breaking News
light_mode
Beranda » Hukrim » Diduga Aniaya Warga, Kades Gamsungi Dilaporkan ke Polres Halmahera Barat

Diduga Aniaya Warga, Kades Gamsungi Dilaporkan ke Polres Halmahera Barat

  • account_circle Ikram
  • calendar_month Ming, 5 Apr 2026

Jailolo, majangpolis.com – Dugaan tindak penganiayaan di Desa Gamsungi, Kecamatan Ibu Selatan, Kabupaten Halmahera Barat. Peristiwa tersebut menimpa Rendi, warga Kelurahan Marikurubu, Kota Ternate dan kini telah dilaporkan ke Polres Halbar oleh korban melalui kuasa hukumnya.

Kuasa hukum Rendi, Dealfrit Kaerasa mengungkapkan, insiden bermula pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 22.00 WIT. Saat itu, Rendi bersama rekannya, Fatailah, warga Desa Gamsungi tengah melakukan perjalanan menggunakan sepeda motor dari Desa Bataka menuju Desa Gamsungi.

Dalam perjalanan, keduanya berpapasan dengan rombongan pendaki. Diduga, salah satu anggota rombongan mengeluarkan ucapan bernada makian ke Rendi dan temannya yang kemudian memicu ketegangan.

“Klien kami berinisiatif mengklarifikasi ucapan tersebut setibanya di Desa Gamsungi. Namun situasi justru berkembang menjadi tidak kondusif,” ujar Dealfrit, Sabtu (4/4/2026).

Situasi semakin memanas ketika salah satu pihak merekam kejadian tersebut, yang disebut-sebut menimbulkan kesan berbeda dari fakta yang terjadi. Rendi bersama rombongan kemudian dibawa ke Kantor Desa Gamsungi.

Di lokasi itu, korban mengaku tidak mendapat kesempatan yang adil untuk menjelaskan kronologi. Bahkan, berdasarkan keterangan korban, diduga terjadi tindakan kekerasan fisik yang melibatkan Kepala Desa Gamsungi Bahraen Habib.

“Klien kami diduga mengalami pemukulan dari arah belakang, ditampar, dicekik, hingga diseret, juga ada dugaan anggota polisi pukul klien kami tanpa konfirmasi lebih dulu masalahnya,” ungkap Dealfrit melalui rilis yang diterima majangpolis.com, Sabtu (4/4/2026).

Setelah kejadian tersebut, korban dan rekannya dibawa ke Polsek Ibu. Di sana, salah satu anggota rombongan pendaki disebut telah mengakui ucapan yang menjadi pemicu awal insiden.

Namun demikian, sekitar pukul 23.00 WIT, Rendi dan rekannya justru dimasukkan ke dalam sel dan ditahan selama kurang lebih dua hari, hingga 28 Maret 2026.

Kuasa hukum juga mempertanyakan penahanan tersebut karena diduga tidak memiliki dasar hukum yang jelas, serta tidak didahului laporan resmi.

Atas kejadian tersebut, korban melalui kuasa hukumnya resmi melaporkan kasus ini ke SPKT Polres Halmahera Barat pada Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 13.00 WIT. Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor STPL/25/IV/2026/SPKT.

Korban juga telah menjalani pemeriksaan visum et repertum di RSUD Jailolo sebagai bagian dari proses hukum.

Kuasa hukum turut menyoroti dugaan keterlibatan Kades Gamsungi Bahraen Habib dalam kasus ini.

Pihaknya berharap Polres Halmahera Barat menangani perkara ini secara profesional, objektif, dan transparan.

“Kami meminta agar penegakan hukum dilakukan tanpa pandang bulu demi terciptanya keadilan bagi semua pihak,” tegasnya.

Kapolsek Ibu, Ipda Imam Eko saat dikonfirmasi menjelaskan, anggotanya menerima laporan dari salah satu pendaki terkait masalah tersebut yang berujung ribut di Desa Gamsungi. Ia menyebut, Rendi bersama Fatahila dalam kondisi mabuk saat didatangi anggotanya.

“Anggota kami ini juga warga Gamsungi jadi kita amankan karena namanya orang mabuk kan tidak terkontrol, jadi dibawa ke Polsek untuk diamankan bukan ditahan sampai mereka pulih dari mabuk,” jelas Imam Eko.

Dia menjelaskan, pihaknya juga menunggu keterangan dari pelapor setelah Rendi diamankan di Polsek, namun hingga hari kedua pelapor yang merupakan salah satu pendaki tidak menghadiri panggilan polisi.

”Jadi setelah dia sudah sadar baru kita keluarkan dari sel dan hari kedua itu mereka kita masukan ke ruangan Reskrim bukan sel tahanan, karena pelapor tidak ada kabar datang sampai hari kedua jadi kami buat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan, supaya,”tandasnya. (ikh)

  • Penulis: Ikram
  • Editor: Ikram Salim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapal Rp11 Miliar Tak Terurus, Direktur LBH Bela Yai Minta KPK Periksa Bupati dan Eks Kadishub Sula

    Kapal Rp11 Miliar Tak Terurus, Direktur LBH Bela Yai Minta KPK Periksa Bupati dan Eks Kadishub Sula

    • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Kondisi Kapal Motor Penumpang (KMP) Sula Bahagia yang disebut mengalami kerusakan dan tidak terurus menuai sorotan dari Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bela Yai Maluku Utara, Rasman Buamona. Rasman mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut penggunaan anggaran terkait pengadaan kapal tersebut, termasuk memeriksa pihak-pihak yang dinilai bertanggung jawab atas pengelolaannya. Ia juga […]

  • Kepulauan Sula Dapat Kucuran DAK untuk Fisik dan Rehab Sejumlah Sekolah

    Kepulauan Sula Dapat Kucuran DAK untuk Fisik dan Rehab Sejumlah Sekolah

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 827
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Maluku Utara, tahun ini mendapatkan tambahan pembagunan fisik dan rehabilitasi bangunan sekolah melalui dana alokasi khusus (DAK) tahun 2026. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sula, Marini Nur Ali, kepada media ini menjelaskan bahwa tahun sebelumnya di sekolah menengah Pertama (SMP) hanya mendapat 4 sekolah, namun tahun ini […]

  • Bersama MARKAS, Kades Balbar Suarakan DOB Sofifi: Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas

    Bersama MARKAS, Kades Balbar Suarakan DOB Sofifi: Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas

    • calendar_month Ming, 21 Sep 2025
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Sofifi, majangpolis.com – Kepala Desa (Kades) Balbar, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, Amir Abdullah, S.PdI yang juga tergabung dengan Majelis Rakyat Kota Sofifi (MARKAS), menyatakan dukungan penuh terhadap perjuangan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Sofifi. Menurutnya, langkah ini merupakan aspirasi masyarakat yang telah lama menginginkan percepatan pembangunan dan pemerataan kesejahteraan di Maluku Utara, khususnya […]

  • Lansia Hilang Dua Pekan di Halmahera Selatan Ditemukan Meninggal Dunia

    Lansia Hilang Dua Pekan di Halmahera Selatan Ditemukan Meninggal Dunia

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Labuha, majangpolis.com – Seorang lansia bernama Halimah (70), warga Desa Gandasuli, Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hilang selama hampir dua pekan. Korban ditemukan di kebun warga pada, Kamis (5/3/2026). Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate melalui Unit Siaga SAR Halmahera Selatan menerima laporan dari Kepala Desa Gandasuli terkait penemuan sesosok […]

  • KMP Sula Bahagia Harus Diusut, Pengadaan Rp10,4 Miliar Wajib Dipertanggungjawabkan

    KMP Sula Bahagia Harus Diusut, Pengadaan Rp10,4 Miliar Wajib Dipertanggungjawabkan

    • calendar_month Jum, 24 Jul 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Polemik pengadaan Kapal Motor Penumpang (KMP) Sula Bahagia kembali menjadi perhatian publik setelah muncul pemberitaan mengenai kondisi kapal yang tidak lagi beroperasi serta desakan Direktur LBH Bela YAI agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Bupati Kepulauan Sula dan mantan Kepala Dinas Perhubungan terkait proyek pengadaan kapal tersebut. Menanggapi hal itu, Akademisi STAI […]

  • Breaking News: Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN

    Breaking News: Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Jakarta, majangpolis.com – Eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana serta dua rekannya, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya, langsung ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah menjalani pemeriksaan terkait dugaan kasus korupsi di lembaga tersebut pada Rabu (3/6/2026). Menariknya, Dadan bersama dua rekannya baru saja diberhentikan dari jabatannya oleh Presiden Prabowo Subianto sehari sebelumnya. Dadan […]

expand_less