Nilai Tukar Petani Maluku Utara Turun 1,26 Persen pada Agustus 2025
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sel, 9 Sep 2025
- visibility 441

Petani Cabe Maluku Utara (foto Al Majangpolis).
Adapun Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) petani Maluku Utara pada Agustus 2025 tercatat sebesar 127,06. Angka ini turun 0,53 persen dibandingkan Juli yang berada di level 127,73.
BPS menjelaskan, penurunan IKRT terutama dipengaruhi oleh berkurangnya pengeluaran rumah tangga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,80 persen. Penurunan konsumsi ini menandakan adanya penyesuaian belanja rumah tangga petani di tengah fluktuasi harga komoditas.
Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) juga ikut terkoreksi. Pada Agustus 2025, NTUP tercatat sebesar 111,57 atau turun 1,75 persen dibandingkan Juli yang mencapai 113,55. Angka ini menunjukkan tergerusnya keuntungan usaha pertanian di Maluku Utara.
Meski demikian, NTP Maluku Utara masih berada di atas angka 100. Hal ini berarti, secara umum, daya tukar petani terhadap barang dan jasa konsumsi maupun biaya produksi masih lebih baik dibandingkan tahun dasar 2018.
Jika dibandingkan dengan provinsi lain di Kawasan Timur Indonesia, Maluku Utara masuk dalam tujuh provinsi yang mencatat penurunan NTP. Penurunan terdalam terjadi di Sulawesi Utara dengan minus 2,60 persen.
Sebaliknya, kenaikan tertinggi dicatat di Sulawesi Barat dengan pertumbuhan 3,25 persen. Perbedaan ini mencerminkan dinamika pasar dan faktor produksi yang berbeda di tiap daerah, mulai dari cuaca, distribusi, hingga tingkat permintaan.
- Penulis: Redaksi



Saat ini belum ada komentar