Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Soal Temuan PPATK Terkait Aliran Dana Isda, Begini Pengakuan Aliong Mus

Soal Temuan PPATK Terkait Aliran Dana Isda, Begini Pengakuan Aliong Mus

  • account_circle Ikram Salim
  • calendar_month Sen, 5 Jan 2026

Ternate, majangpolis.com – Eks Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Aliong Mus menjalani pemeriksaan 8 jam dalam kasus korupsi pembangunan istana daerah (Isda) Taliabu pada 2023 .

Bupati dua periode itu hanya memberikan keterangan singkat kepada awak media. Saat ditanya terkait indikasi aliran dana proyek yang diduga mengalir ke dirinya berdasarkan data PPATK, Aliong mengaku belum mengetahui secara detail hasil analisis tersebut.

“Soal PPATK itu saya belum tahu hasilnya seperti apa,” ujar Aliong singkat kepada wartawan, Senin (5/1/2026).

Ia menegaskan, bahwa dirinya hadir untuk memenuhi panggilan penyidik dan memberikan keterangan sesuai yang diminta dalam kapasitasnya sebagai saksi.

Terkait hubungan dirinya dengan Yopi Saraung, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi pembangunan Isda, Aliong Mus tidak menampik adanya kedekatan personal.

“Kami memang teman,” kata Aliong.

Namun demikian, Aliong tidak merinci sejauh mana hubungan tersebut berkaitan dengan proyek Isda maupun proses pengambilan kebijakan saat ia menjabat sebagai Bupati Pulau Taliabu.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum), Richard Sinaga Kepada sejumlah awak media menjelaskan bahwa Mantan Bupati Pulau Taliabu tersebut diperiksa terkait kasus tindak pidana korupsi Proyek Pembangunan Istana Daerah (ISDA).

“Yang bersangkutan diperiksa terkait kasus Proyek Isda, untuk saat ini masih diperiksa sebagai saksi,”ungkapnya.

Terkait pengembangan penyidikan untuk langkah penetapan tersangka terhadap Aliong Mus. Richard menegaskan untuk langkah peningkatan semuanya menunggu hasil penyidikan tim Penyidik.

“Untuk status pengembangan nanti kita lihat hasil kerja teman-teman penyidikan ya, biarkan mereka bekerja dulu ya,”tutupnya.

Menanggapi pernyataan Aliong Mus, praktisi hukum M. Bahtiar Husni menilai bahwa klarifikasi tersebut belum menyentuh substansi utama perkara, terutama terkait temuan PPATK dan rangkaian keterangan saksi lainnya.

“Ketidaktahuan terhadap hasil PPATK bukan alasan untuk menghentikan proses hukum. Justru penyidik harus mengonfirmasi langsung aliran dana itu kepada yang bersangkutan,” tegas Bahtiar.

Menurutnya, temuan PPATK merupakan alat bukti penting yang harus diuji melalui pemeriksaan mendalam.

Bahtiar juga menyoroti rekam jejak Aliong Mus yang sebelumnya dua kali tidak memenuhi panggilan penyidik, sehingga menimbulkan kesan tidak kooperatif.

“Secara hukum, jika sudah dua kali mangkir, penyidik harusnya sudah bisa melihat sendiri tidak kooperatif yang bersangkutan. Tidak ada pengecualian karena jabatan atau status politik,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa prinsip kesetaraan di hadapan hukum harus menjadi pegangan Kejati Maluku Utara dalam menangani perkara ini.

Dengan berkembangnya penyidikan, termasuk hasil audit BPK, keterangan para tersangka, serta temuan PPATK, Bahtiar menilai status Aliong Mus sangat mungkin ditingkatkan menjadi tersangka apabila alat bukti dinilai cukup.

“Jika semua bukti sudah mengarah dan saling menguatkan, penyidik harus berani menetapkan tersangka dan melakukan penahanan. Itu bentuk ketegasan penegakan hukum,” katanya.

Dalam perkara ini, penyidik Kejaksaan Tinggi Malut telah menetapkan tiga tersangka, yakni mantan Kadis PUPR Taliabu,  Suprayitno Ambarak, pihak pelaksana  Melanton, serta Yopi Saraung selaku Komisaris PT Damai Sejahtera Membangun. (ikh)

  • Penulis: Ikram Salim
  • Editor: Ikram

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masmina Resmi Pimpinan DPK APINDO Kepulauan Sula

    Masmina Resmi Pimpinan DPK APINDO Kepulauan Sula

    • calendar_month Sen, 26 Okt 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Masmina Ali Umacina dilantik menjadi Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPK APINDO) Kepulauan Sula. Masmina dilantik setelah terpilih dalam Musyawarah Provinsi III APINDO Maluku Utara, yang berlangsung di Muara Hotel, Minggu (25/10/2026) kemarin. Pelantikan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran APINDO dalam mendorong pertumbuhan dunia usaha, meningkatkan daya saing pengusaha […]

  • Ramai-ramai, Kades dan Mantan Kades di Taliabu Diperiksa Polda Malut terkait Korupsi DD

    Ramai-ramai, Kades dan Mantan Kades di Taliabu Diperiksa Polda Malut terkait Korupsi DD

    • calendar_month Jum, 7 Agu 2026
    • account_circle Hasman Sangaji
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Bobong, majangpolis.com – Puluhan kepala desa dan mantan kepala desa di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, dikabarkan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Maluku Utara terkait dugaan korupsi dana desa (DD) tahun 2017. Informasi yang dihimpun majangpolis.com, penyidik Polda Malut telah berada di Kabupaten Pulau Taliabu untuk melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang berkaitan […]

  • Persiapan Haji Ternate Rampung, 586 Jemaah Siap Berangkat dalam Dua Kloter

    Persiapan Haji Ternate Rampung, 586 Jemaah Siap Berangkat dalam Dua Kloter

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com — Persiapan keberangkatan jemaah haji di Kota Ternate tahun 2026 hampir rampung. Dokumen jamaah telah selesai diproses, sementara logistik dan jadwal keberangkatan sudah ditetapkan. Pihak Kementerian Haji di Ternate memastikan, seluruh dokumen jemaah telah diserahkan ke kantor wilayah untuk selanjutnya dibawa ke Makassar sebagai bagian dari tahapan pemberangkatan. “Untuk perlengkapan, koper jemaah masih […]

  • PNS Penjual Miras Ditangkap, Tim Samapta Polres Ternate Juga Sita 500 Kantong Cap Tikus

    PNS Penjual Miras Ditangkap, Tim Samapta Polres Ternate Juga Sita 500 Kantong Cap Tikus

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com — Anggota Samapta Polres Ternate berhasil mengamankan seorang penjual minuman keras jenis cap tikus, inisial Z (54 tahun), warga Kelurahan Sango, Kecamatan Ternate Utara. Polisi juga menemukan barang bukti cap tikus sebanyak 500 kantong di rumah Z. Kasi Humas Polres Ternate, IPDA Sudirjo, menjelaskan, penyitaan miras tersebut bermula dari laporan masyarakat. Tim yang […]

  • Serap Aspirasi, Anggota DPD RI Dr. Graal Taliawo Temui HMI Cabang Sanana

    Serap Aspirasi, Anggota DPD RI Dr. Graal Taliawo Temui HMI Cabang Sanana

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle Sahbudin Yunus
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Sanana, majangpolis.com – Anggota DPD RI, Dr. Graal Taliawo, melakukan kunjungan ke Sekretariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sanana dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat melalui agenda reses di Kabupaten Kepulauan Sula. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Ketua Umum HMI Cabang Sanana, Taufik Buabes, bersama jajaran pengurus, dalam suasana yang berlangsung khidmat, Minggu (17/5/2026). Dalam sambutannya, […]

  • Seorang Ibu di Taliabu Meninggal Dunia Setelah Ditelan Ular Piton

    Seorang Ibu di Taliabu Meninggal Dunia Setelah Ditelan Ular Piton

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 542
    • 0Komentar

    Bobong, majangpolis.com – Seorang warga Desa Ratahaya, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, ditemukan meninggal dunia setelah diterkam seekor ular piton berukuran besar saat berada di kebun miliknya. Korban diketahui bernama Elisabet Yamalau (44), seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Desa Ratahaya. Berdasarkan informasi yang dihimpun aparat kepolisian, peristiwa tragis tersebut terjadi […]

expand_less