Waspada Modus Penipuan WhatsApp Manfaatkan Share Screen
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jum, 19 Sep 2025
- visibility 191

Gambar Share Screen di WhatsApp.(Foto Ist).
Ketiga, penipu mengarahkan korban untuk melakukan pembayaran palsu. Modus ini biasanya dikaitkan dengan biaya “proses KTP Digital online” dan meminta transfer melalui e-wallet, rekening bank, atau pulsa.
Keempat, pelaku kerap menyebarkan tautan berbahaya atau malware. Jika korban mengklik, data pribadi dapat dicuri atau perangkat korban disusupi program berbahaya.
Selain itu, penipu sering menggunakan trik manipulasi psikologis dengan menekan emosi korban. Pesan seperti “Kalau tidak segera, KTP-mu tidak bisa digunakan” kerap dipakai untuk menimbulkan rasa takut atau mendesak korban bertindak cepat.
Kepolisian dan pakar keamanan digital mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membagikan data pribadi. Kode OTP maupun dokumen sensitif sebaiknya tidak pernah diberikan kepada pihak yang tidak jelas identitasnya.
Masyarakat juga disarankan untuk selalu menghubungi instansi resmi secara langsung jika menerima panggilan terkait urusan administrasi penting. Pesan atau panggilan mencurigakan sebaiknya segera diabaikan atau diblokir.
Kasus ini menunjukkan bahwa penipuan digital semakin canggih dengan memanfaatkan fitur teknologi yang seharusnya membantu komunikasi. Warga diminta lebih kritis dan bijak saat berbagi informasi pribadi di dunia digital.
Dengan kewaspadaan serta edukasi yang tepat, masyarakat diharapkan mampu terhindar dari ancaman penipuan daring. Kepolisian menegaskan akan terus memantau dan menindak tegas para pelaku penipuan berbasis digital.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar