Breaking News
light_mode
Beranda » Edukasi » “Amin dalam Amin”: Kolaborasi Seni-Jurnalisme di Isu Transisi Energi Berkeadilan

“Amin dalam Amin”: Kolaborasi Seni-Jurnalisme di Isu Transisi Energi Berkeadilan

  • account_circle Ikram Salim
  • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
  • visibility 217

‎Makassar, majangpolis.com – Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN) berkolaborasi dengan Antologi Manusia, kelompok budaya berbasis riset dan kesenian di Makassar, serta Fermentasi Radiasi, proyek kolaborasi seni dan jurnalisme, menghadirkan pertunjukan teater berjudul “Amin dalam Amin.”

‎Pertunjukan ini digelar pada Minggu, 14 September 2025, di halaman Benteng Ujung Pandang (Fort Rotterdam), Makassar, sebagai bagian dari rangkaian Festival Media yang diselenggarakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia. Festival tahunan ini mempertemukan ratusan jurnalis, akademisi, seniman, dan masyarakat sipil untuk mendiskusikan tantangan serta inovasi dalam dunia media.

‎“Amin dalam Amin” merupakan adaptasi seni pertunjukan dari karya jurnalistik. Meski praktik serupa pernah dilakukan di tempat lain, bagi PPMN inilah proyek perdana di mana liputan mendalam yang telah terbit dikemas ulang dalam bentuk teater, lalu dipentaskan untuk publik. Dengan cara ini, isu-isu berat yang biasanya tersaji dalam teks berita bisa dihadirkan secara emosional dan mudah diakses oleh penonton dari berbagai kalangan.

‎Tiga laporan jurnalistik menjadi materi utama pementasan ini, masing-masing mengangkat persoalan transisi energi di Indonesia:

‎1. Konflik pembangunan Geothermal di Padarincang, Banten (Project Multatuli)
‎‎‎2. Proyek pembangunan PLTS Cirata di Jawa Barat dan persoalan ketenagakerjaan (Kompas.id)
‎‎‎3. Dampak operasional PLTU Tabalong di Kalimantan Selatan (Mongabay)
‎‎

‎Ketiga liputan ini lahir dari fellowship program Transisi Energi Berkeadilan yang digarap PPMN dengan dukungan Climate Works Foundation. Program fellowship ini bertujuan memperkaya pemberitaan seputar energi terbarukan, pembangunan berkelanjutan, dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat lokal—isu yang kerap luput dari perhatian publik maupun pengambil kebijakan.

‎“Program ini adalah upaya untuk mendekatkan laporan jurnalistik mengenai transisi energi berkeadilan kepada publik. Masalah yang dialami masyarakat nyata, dan melalui teater ini publik diajak untuk ‘mengalami’-nya secara langsung,” ujar Fransisca Ria Susanti, Direktur Eksekutif PPMN. “Harapannya, pengalaman ini tidak hanya menumbuhkan empati, tetapi juga mendorong keterlibatan publik dalam merespons isu-isu tersebut.”

‎Sementara itu, Rachmat Mustamin, penulis sekaligus sutradara “Amin dalam Amin,” menjelaskan bahwa pementasan dikemas dalam nuansa pengajian, terinspirasi dari artikel “Perempuan Padarincang Melawan Proyek Geothermal Banten” di Project Multatuli. “Pertunjukan ini tentang doa. Seperti doa, ada harapan, ada pertanyaan, dan ada pencarian jawaban,” ungkapnya.

‎Kolaborasi lintas disiplin ini menegaskan bahwa jurnalisme tidak hanya bisa dibaca, tetapi juga dapat dirasakan. Melalui panggung, penonton diajak memahami bagaimana proyek energi—yang sering disebut sebagai solusi hijau—ternyata bisa memunculkan persoalan baru: mulai dari konflik lahan, hilangnya mata pencaharian, hingga dampak kesehatan dan sosial bagi masyarakat.

‎Meski hanya dipentaskan sekali, publik masih dapat menyaksikan rekaman pertunjukan melalui kanal YouTube Fermentasi Radiasi.

“begitu, gagasan dan pesan yang diusung tetap bisa menjangkau lebih banyak orang di luar lokasi pertunjukan,”kata Manager Komunikasi Vicharius DJ melalui rilis yang diterima majangpolis.com, Selasa (15/9/2025).

‎“Amin dalam Amin” menjadi contoh bagaimana jurnalisme dapat berpadu dengan seni pertunjukan, menghadirkan medium baru yang kuat untuk menyampaikan narasi mengenai ketidakadilan dalam pembangunan.

“Bagi PPMN, karya ini adalah langkah awal untuk terus mengeksplorasi cara-cara kreatif dalam mendiseminasikan hasil liputan jurnalistik, sehingga publik tidak hanya membaca berita, tetapi juga merasakannya sebagai bagian dari pengalaman bersama,”tandas Vico-panggilan akrab Vicharius. (ikh)


‎—

‎Kontak personal:
Vicharius DJ
‎Manager Komunikasi PPMN
vicharius@ppmn.or.id

  • Penulis: Ikram Salim
  • Editor: Ikram Salim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • AMSI Dukung Revisi UU Hak Cipta untuk Lindungi Karya Jurnalistik dari Ancaman AI

    AMSI Dukung Revisi UU Hak Cipta untuk Lindungi Karya Jurnalistik dari Ancaman AI

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Jakarta, majangpolis.com – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyatakan dukungan terhadap revisi Undang-Undang Hak Cipta Nomor 28 Tahun 2014 yang sedang dibahas oleh DPR dan pemerintah. Revisi ini dilakukan agar regulasi yang ada bisa sesuai dengan perkembangan digital dan teknologi, termasuk pemakaian konten jurnalistik untuk bahan pembelajaran dan pemutakhiran data (training and grounding data) oleh […]

  • Rombongan Pengantin Tenggelam Disapu Ombak di Halmahera Selatan

    Rombongan Pengantin Tenggelam Disapu Ombak di Halmahera Selatan

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Rombongan pengantin yang bertolak dari Pelabuhan Babang ke Pigaraja dilaporkan tenggelam dihantam ombak, Jumat (23/1/2026) siang tadi. Rombongan yang menumpangi dua perahu motor itu dihempas ombak di perairan depan Desa Bibinoi Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan yang dialami kedua perahu motor dengan penumpang yang cukup […]

  • Mantan Bupati Taliabu Diperiksa Kejati Kasus Korupsi

    Mantan Bupati Taliabu Diperiksa Kejati Kasus Korupsi

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Mantan Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Aliong Mus akhirnya memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi pembangunan istana daerah (isda) Taliabu tahun 2023. Politisi Partai Golkar itu sebelumnya dua kali mangkir dari panggilan penyidik untuk dimintai keterangan. “Beliau (Aliong Mus) diperiksa terkait kasus (korupsi) isda. […]

  • Jaksa Agung Lantik Sufari jadi Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara

    Jaksa Agung Lantik Sufari jadi Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Ternate, malutpost.com – Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, resmi melantik Sufari sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara. Sufari dilantik bersama 16 Kejati lainnya seluruh Indonesia di Aula Utama Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (23/10/2025). Sebelum menjabat sebagai Kajati Maluku Utara, Sufari pernah menduduki jabatan sebagai Direktur E pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak […]

  • Waspada Modus Penipuan WhatsApp Manfaatkan Share Screen

    Waspada Modus Penipuan WhatsApp Manfaatkan Share Screen

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Ternate, MajangPolis – Belakangan, muncul modus penipuan baru yang memanfaatkan fitur WhatsApp bernama Share Screen atau Bagikan Layar. Fitur ini memungkinkan pengguna memperlihatkan isi layar ponsel secara langsung kepada lawan bicara. Dalam praktiknya, penipu biasanya menyamar sebagai pihak resmi dari instansi pemerintah atau organisasi tertentu. Mereka mengaku tengah menindaklanjuti urusan administrasi yang belum selesai, seperti […]

  • Cerita Bripda Al Fajri Hamka, Anak Petani yang Jadi Polisi Pertama dari Desa Waibulen

    Cerita Bripda Al Fajri Hamka, Anak Petani yang Jadi Polisi Pertama dari Desa Waibulen

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Ikram
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Weda, majangpolis.com – Di sebuah desa kecil bernama Waibulen, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, doa panjang seorang petani akhirnya menemukan jalannya. Al Fajri Hamka, putra keempat dari pasangan Hamka Gani dan Fadila Malik, resmi mencatat sejarah sebagai lulusan Bintara Polri pertama yang berasal dari Desa Lelilef–Waibulen. Al Fajri dilantik oleh Kapolda Malut Irjen Pol. Waris […]

expand_less