Breaking News
light_mode
Beranda » Regional » 350 Jenis Burung di Maluku Utara

350 Jenis Burung di Maluku Utara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
  • visibility 223

Ternate, Majangposli – Organisasi Burung Indonesia mencatat sebanyak 350 jenis burung tersebar di wilayah Maluku Utara sejak 2023. Dari jumlah itu, 289 jenis berada di Kepulauan Halmahera dan 160 jenis di Kepulauan Sula.

Di Kepulauan Halmahera, teridentifikasi 282 jenis burung yang terdiri dari 63 suku (family), 177 marga (genus), serta empat genus endemis yakni Melitograis, Habroptila, Lycocorax, dan Semioptera. Dari jumlah tersebut, 29 jenis merupakan burung endemis, 26 di antaranya dapat dijumpai di Pulau Halmahera.

Beberapa jenis endemis yang cukup dikenal antara lain Elang-alap Halmahera (Accipiter henicogrammus), Mandar gendang atau Drumer Rail (Habroptila wallacii), Walik dada-merah (Megaloprepia formosa), hingga Walik topi-biru (Ptilinopus monacha).

Empat jenis endemis Halmahera memiliki persebaran terbatas hanya di pulau itu. Misalnya, Mandar gendang (Habroptila wallacii) yang umumnya tidak menghuni daerah berawa dan tepi sungai, serta Cekakak murung (Halcyon fenubris) yang lebih sering dijumpai di hutan sekunder dan perkebunan.

Jenis lain, Kepudang Halmahera (Oriolus phaeochromus), tergolong umum menghuni hutan primer, sekunder, hingga lahan budidaya. Begitu pula dengan Kepudang-sungu Halmahera (Coracina parvula) yang banyak dijumpai di hutan primer dan sekunder sampai tepi hutan.

Sementara itu, di Kepulauan Sula terdapat tujuh jenis burung endemis, antara lain Serak Taliabu (Tyto nigrobrunnea), Anis Merah-Hitam (Geokichla mendeni), Walik Sula (Ramphiculus mangoliensis), dan Perkici kuning-hijau (Trichoglossus flavoviridis). Selain itu juga ada Kepudang-sungu kelabu (Coracina schistacea), Kepudang-sungu Sula (Edolisoma sula), dan Udang-kerdil Sula (Ceyx wallacii).

Namun, kekayaan keanekaragaman burung di Maluku Utara masih menghadapi ancaman serius akibat perburuan, terutama terhadap jenis paruh bengkok. Koordinator Kepulauan Maluku Burung Indonesia, Benny Aladin, menjelaskan bahwa data perburuan burung di wilayah ini telah lama menjadi perhatian.

“Penelitian tahun 1991 oleh Lambert memperkirakan ada 17.570 individu paruh bengkok yang ditangkap setiap tahunnya. Lalu pada 2001, Profauna melaporkan setidaknya 15.000 individu ditangkap per tahun,” kata Benny, dilnsir majangpolis.

Studi Burung Indonesia pada 2009 memperkirakan terdapat 8.677 individu paruh bengkok yang diburu tiap tahun. Sementara penelitian peneliti Amerika pada 2012 menyebutkan angkanya sekitar 7.878 ekor per tahun. “Hanya dari Pulau Obi, studi terakhir Burung Indonesia tahun 2018 mencatat masih ada sekitar 9.630 individu burung ditangkap setiap tahun,” ujarnya.

Menurut Benny, berbagai studi itu menunjukkan bahwa perburuan burung, khususnya paruh bengkok, masih berlangsung dengan angka yang relatif tinggi. Ia menekankan perlunya upaya serius semua pihak untuk melindungi burung endemis Maluku Utara dari ancaman kepunahan.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Anak Guru “Keliling” hingga Sahabat Petani: Kisah Inspiratif Thamrin Marsaoly, Kepala Bapelitbangda Ternate

    Dari Anak Guru “Keliling” hingga Sahabat Petani: Kisah Inspiratif Thamrin Marsaoly, Kepala Bapelitbangda Ternate

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Lika-liku kehidupan yang penuh perjuangan justru menjadi jalan lapang bagi seorang untuk bertahan, dan kini, membuka pintu masa depan bagi petani. Sosok itu adalah Thamrin Marsaoly yang dikenal luas sebagai pejabat sekaligus sahabat karib para petani di Ternate. Thamrin baru saja dilantik Wali Kota Ternate, Tauhid Soleman menduduki jabatan baru sebagai Kepala […]

  • Rombongan Pengantin Tenggelam Disapu Ombak di Halmahera Selatan

    Rombongan Pengantin Tenggelam Disapu Ombak di Halmahera Selatan

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Rombongan pengantin yang bertolak dari Pelabuhan Babang ke Pigaraja dilaporkan tenggelam dihantam ombak, Jumat (23/1/2026) siang tadi. Rombongan yang menumpangi dua perahu motor itu dihempas ombak di perairan depan Desa Bibinoi Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan yang dialami kedua perahu motor dengan penumpang yang cukup […]

  • China Larang Perusahaan Teknologi Beli Chip Nvidia

    China Larang Perusahaan Teknologi Beli Chip Nvidia

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Beijing, Majangpolis – Pemerintah China melarang perusahaan-perusahaan teknologi besar di negaranya untuk membeli chip buatan Nvidia, perusahaan semikonduktor asal Amerika Serikat. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Beijing untuk mempercepat pengembangan chip lokal dan mengurangi ketergantungan terhadap teknologi asing. Menurut laporan Financial Times, larangan ini disampaikan oleh Cyberspace Administration of China (CAC) kepada sejumlah perusahaan […]

  • Suporter Malut dari Tribun Selatan Bacarita – Podcast Malut Post 35:34 Play Button

    Suporter Malut dari Tribun Selatan Bacarita – Podcast Malut Post

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 260
    • 0Komentar
  • IDC 2025, Industri Sepakat Newsroom Masih Garda Terdepan di Tengah Terpaan AI

    IDC 2025, Industri Sepakat Newsroom Masih Garda Terdepan di Tengah Terpaan AI

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Jakarta, majangpolis.com — Peran redaksi (newsroom) sebagai penjaga kredibilitas dan nilai berita dinilai semakin penting di tengah derasnya arus transformasi digital dan serbuan kecerdasan buatan (artificial intelligence). Pendapat ini mengemuka dalam panel diskusi bertema Membangun Ekosistem Digital Lintas Industri yang menghadirkan perwakilan Pertamina, TikTok Indonesia, dan iNews Media Group. “Transformasi digital kini menjadi keniscayaan di […]

  • Nilai Tukar Petani Maluku Utara Turun 1,26 Persen pada Agustus 2025

    Nilai Tukar Petani Maluku Utara Turun 1,26 Persen pada Agustus 2025

    • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis – Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Maluku Utara pada Agustus 2025 tercatat sebesar 106,23. Angka ini turun 1,26 persen dibandingkan Juli 2025 yang berada di posisi 107,59. Penurunan terutama dipengaruhi oleh anjloknya subsektor hortikultura. Sebagaimana dilansir dari laman resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Utara, NTP menjadi salah satu indikator penting untuk […]

expand_less