Cerita Bripda Al Fajri Hamka, Anak Petani yang Jadi Polisi Pertama dari Desa Waibulen
- account_circle Ikram
- calendar_month Sen, 12 Jan 2026
- visibility 76

Bripda Al Fajri Hamka bersama keluarganya usai pelantikan Bintara Polri di SPN Tidore pada Desember 2025 lalu.
Weda, majangpolis.com – Di sebuah desa kecil bernama Waibulen, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, doa panjang seorang petani akhirnya menemukan jalannya. Al Fajri Hamka, putra keempat dari pasangan Hamka Gani dan Fadila Malik, resmi mencatat sejarah sebagai lulusan Bintara Polri pertama yang berasal dari Desa Lelilef–Waibulen.
Al Fajri dilantik oleh Kapolda Malut Irjen Pol. Waris Agono bersama 127 Bintara Polri angkatan 53 tahun 2025 lainnya di SPN Tidore pada 24 Desember 2025 lalu.
Ayahnya, Hamka Gani, adalah petani asal Desa Lelilef Waibulen, begitu pula sang ibu, Fadila Malik, perempuan sederhana asal Desa Waleh. Keduanya membesarkan empat orang anak dengan keringat dan kesabaran, menggantungkan hidup dari hasil kebun dan tanah yang tak selalu ramah cuaca.
Sejak kecil, Al Fajri menempuh pendidikan di kampung halamannya. Ia mengawali sekolah dasar di SD Inpres Lelilef, melanjutkan ke SMP Negeri 9 Halmahera Tengah, lalu menamatkan pendidikan menengah di SMA Negeri 1 Weda, sembari menetap bersama keluarga di Desa Waibulen.
“Cerita lama di masyarakat Waibulen sini bahwa anak cucu tidak dianjurkan menjadi polisi karena pendidikan keras deng tugas berat di masa ABRI dulu jadi banyak orang tua takut,”kata Hamka kepada majangpolis.com, baru-baru ini.
Namun Hamka Gani dan Fadila Malik memilih jalan berbeda. Mereka menepis mitos lama itu dan mendorong Al Fajri untuk menjadi polisi.
Kerja keras itu terbayar, Al Fajri dinyatakan lulus pendidikan Bintara Polri di SPN Polda Maluku Utara dan menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda).
Kabar ini dibenarkan oleh Wakapolres Halmahera Tengah, Kompol Hefrizon, serta Kasat Tahti Polres Halteng, IPTU Ramli. Keduanya menyatakan bahwa Al Fajri merupakan jebolan pertama Bintara Polri dari Desa Waibulen.
Hal senada juga disampaikan Kabag SDM Polres Halmahera Tengah, yang menyebut keberhasilan Al Fajri sebagai motivasi besar bagi generasi muda desa, bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk meraih cita-cita.
Al Fajri lahir pada 11 November 2006, dan kini memulai babak baru dalam hidupnya sebagai abdi negara. (ikh)
- Penulis: Ikram

Saat ini belum ada komentar