Keren, Pengelola RITD Desa Tuada Buat Stik Udang Vannamei Enak
- account_circle Ikram Salim
- calendar_month Ming, 11 Jan 2026
- visibility 39

Stik udang vaname yang dikembangkan oleh Bumdes Desa Tuada, Halmahera Barat.
Jailolo, majangpolis.com — Pengelola Rumah Inovasi Teknologi Desa (RITD) Desa Tuada, Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat, Maluku Utara sukses mengelar pelatihan pengolahan udang vannamei pada, Minggu (11/1/2026).
Inovasi yang dibuat ini adalah stik udang vannamei dengan dua varian rasa yakni sambalado dan original.
Praktik yang dilaksanakan di kantor BUMDes Jiko Banau ini didampingi oleh salah satu pelaku UMKM Halmahera Barat Ida Rohani, Koordinator kabupaten Tekad Amin Raden serta Fasilitator Kecamatan Maslan Adam, Syafrudin Mandar dan Farjihan AM Ngofangare.
Ketua Pengelola RITD Desa Tuada, Faisal Sidik menyebut, hasil dari praktek pembuatan produk stik udang vannamei ini masih jauh dari kata sempurna. Namun, kata Faisal ini merupakan langkah awal bagi teman-teman kelompok stik udang vannamei agar terus berproses dan semangat.
“Saya kira kalau hanya soal rasa tentu teman-teman kelompok lebih tahu dan lincah. Jadi teman-teman kelompok terus berproses agar lebih produktif. Ini mungkin baru dua varian yang berhasil dibuat, ke depan mungkin bisa kembangkan jadi naget udang dan sambal udang,” terangnya.
Direktur BUMDes Jiko Banau ini mendorong kelompok tetap semangat dan komitmen bahwa produk stik udang vannamei Halmahera ini bakal menjadi salah satu produk unggulan selain Makron Halmahera dan udang segar. Sebab, menurut dia bahan bagu atau udang vannamei ini sangat melimpah di desa Tuada.
“Mesin pengolahan sudah tersedia, udang sudah ada. Dan kami sementara mengurus izin-izinnya,” tambahnya.
Koordinator Kabupaten Tekad Halmahera Barat, Amin Raden mengapresiasi kegiatan pelatihan pengelolaan udang vannamei tersebut.
Menurutnya, stik udang vannamei ini sangat gurih dan enak. Untuk itu dia berharap kepada pengelola RITD desa Tuada agar ke depan bisa produksi sesuai dengan perencanaan yang dilakukan.
“Jadi pak Direktur (Faisal) terus dampingi kelompok stik udang vannamei ini. Harapannya produk ini sekurang kurangnya tembus di pasar domestik,” singkatnya. (ikh)
- Penulis: Ikram Salim

Saat ini belum ada komentar