Breaking News
light_mode
Beranda » Ternate » Dari Anak Guru “Keliling” hingga Sahabat Petani: Kisah Inspiratif Thamrin Marsaoly, Kepala Bapelitbangda Ternate

Dari Anak Guru “Keliling” hingga Sahabat Petani: Kisah Inspiratif Thamrin Marsaoly, Kepala Bapelitbangda Ternate

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
  • visibility 153

Ternate, majangpolis.com – Lika-liku kehidupan yang penuh perjuangan justru menjadi jalan lapang bagi seorang untuk bertahan, dan kini, membuka pintu masa depan bagi petani.

Sosok itu adalah Thamrin Marsaoly yang dikenal luas sebagai pejabat sekaligus sahabat karib para petani di Ternate. Thamrin baru saja dilantik Wali Kota Ternate, Tauhid Soleman menduduki jabatan baru sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Ternate.

Sebelum mengemban jabatan itu, Thamrin lebih familiar sebagai Kepala Dinas Pertanian Kota Ternate yang dijabatnya selama 7 tahun.

Pria kelahiran Tidore, 4 Juli 1978, ini menapaki jalan hidup yang tak mudah. Anak dari pasangan Mahrus Marsaoly (seorang guru ASN) dan Taeba Hasan, Thamrin kecil harus terbiasa berpindah-pindah tempat tinggal dan sekolah, mulai dari Maba hingga Tidore.

“Semasa sekolah selalu berpindah-pindah karena ikut orang tua. Tapi saya tetap semangat belajar, dan akhirnya lulus tetap di Tidore,” kenang Thamrin.

Semangat belajarnya tak pernah surut. Ia dikenal sebagai siswa berprestasi, bahkan sempat mewakili Maluku ke tingkat nasional dalam lomba Matematika dan cerdas cermat pada tahun 1994. Berkat kecerdasannya, kembaran Samin Marsaoly itu sempat ditawari masuk tanpa tes ke Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Pattimura.

Namun, karena pertimbangan lokasi yang jauh dari Maluku Utara, ia memilih Jurusan Pertanian Tanah di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, lulus tahun 2003.

Cita-Cita Jadi Dosen, Karir Mentereng di Pemerintahan

Setelah meraih gelar S1 dan S2 Ilmu Lingkungan, Thamrin sempat mewujudkan sebagian cita-citanya dengan mengajar di Universitas Khairun (Unkhair) Ternate. Namun, takdir membawanya ke jalur pengabdian lain.

“Sebenarnya cita-cita saya jadi pengajar… Tapi disaat bersamaan saya juga ikut tes PNS tahun 2003 dan lulus di Pemerintah Kota Ternate,” ujarnya.

Karier ASN-nya cukup cemerlang dan beragam, mulai dari Balai Penyuluh Pertanian, Inspektorat, Badan Kepegawaian Daerah, hingga Humas dan Protokoler. Puncaknya, ia dipercaya menjadi camat pertama Kecamatan Ternate Tengah pada 2013, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pertama, hingga akhirnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian sejak 2019.

Memuliakan Petani Lokal

Bagi Thamrin, bertugas di Dinas Pertanian adalah pengalaman paling membekas. Lulusan profesi insinyur tahun 2021 ini menemukan panggilan jiwanya di sektor ini.

“Di sini saya merasa banyak belajar dan menyadari bahwa menjadi petani adalah pekerjaan yang mulia. Banyak yang menganggap petani terpinggirkan, padahal mereka sangat vital bagi ketahanan pangan daerah,” tegasnya.

Dalam berbagai kesempatan, Thamrin selalu mengaku berbeda dengan pejabat lainnya. Dia bilang bahwa ia tak memiliki visi-misi, tapi berpegang pada prinsip kuat “jika tidak menanam maka tidak mendapatkan uang,”. Thamrin membuka ruang dan peluang lebih luas bagi petani lokal di Ternate. Hasilnya sungguh luar biasa.

“Banyak orang menganggap Ternate bukan daerah penghasil, tapi saya membuktikan perlahan bahwa petani kita bisa bersaing. Sejak 2020, produksi pertanian meningkat signifikan dan menopang kehidupan masyarakat,” tutupnya penuh optimisme.

Ia berhasil membalikan dinamika pasar Ternate yang sejak bergantung pada pasokan sembako dari luar, kini berbalik terbalik.

”Dulu itu 80 persen bahan pokok kita dipasok dari luar seperti daerah Sulawesi tapi sekarang petani kita sudah bisa menyediakan sembako 60 persen dari kebutuhan pasar, dan itu semua dari petani lokal yang kami bina,”tandasnya.

Thamrin adalah bukti nyata bahwa latar belakang perjuangan dan semangat pantang menyerah dapat mengantarkan seseorang menjadi pemimpin yang dekat dengan rakyat, sekaligus motor penggerak bagi ketahanan pangan daerahnya. (ikh)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menelusuri Jejak Kolonial di Ternate photo_camera 11

    Menelusuri Jejak Kolonial di Ternate

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 522
    • 0Komentar

    Ternate, Majangpolis – Pulau Ternate, yang dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan rempah-rempah di masa lalu, menyimpan banyak peninggalan sejarah yang menjadi bukti kuat kekuasaan kolonial dan perjuangan rakyat di ternate. Berikut benteng peninggalan kolonial

  • Indonesia Siap Hadapi Lebanon di FIFA Matchday

    Indonesia Siap Hadapi Lebanon di FIFA Matchday

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Jakarta,Majangpolis – Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi lawan yang memiliki kekuatan setara, yaitu Timnas Lebanon, dalam laga uji coba FIFA Matchday. Pertandingan akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (8/9/2025). Laga ini menjadi partai kedua bagi Indonesia pada jeda internasional September. Sebelumnya, Skuad Garuda sukses pesta gol usai mengalahkan Taiwan dengan skor telak 6-0 […]

  • KPK Tangkap Immanuel Ebenezer, Dinilai Pengalihan Isu

    KPK Tangkap Immanuel Ebenezer, Dinilai Pengalihan Isu

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 474
    • 0Komentar

    Jakarta,MajangPolis – Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel menuai beragam respons. Sebagian mengapresiasi, namun sebagian lain mencium adanya motif pengalihan isu dalam operasi tangkap tangan (OTT) tersebut. Founder Nusa Ina Connection (NIC), Abdullah Kelrey, mempertanyakan motif di balik penangkapan pendiri relawan Jokowi Mania (Joman) itu. Menurutnya, KPK perlu […]

  • AMSI Dukung Revisi UU Hak Cipta untuk Lindungi Karya Jurnalistik dari Ancaman AI

    AMSI Dukung Revisi UU Hak Cipta untuk Lindungi Karya Jurnalistik dari Ancaman AI

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Jakarta, majangpolis.com – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyatakan dukungan terhadap revisi Undang-Undang Hak Cipta Nomor 28 Tahun 2014 yang sedang dibahas oleh DPR dan pemerintah. Revisi ini dilakukan agar regulasi yang ada bisa sesuai dengan perkembangan digital dan teknologi, termasuk pemakaian konten jurnalistik untuk bahan pembelajaran dan pemutakhiran data (training and grounding data) oleh […]

  • Jasad Bayi Mengambang di Sungai Hebohkan Warga Ternate

    Jasad Bayi Mengambang di Sungai Hebohkan Warga Ternate

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle Ikram Salim
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Ternate, majangpolis.com – Jasad bayi laki-laki ditemukan mengambang di kali mati antara Kelurahan Takoma dan Tanah Tinggi, Kecamatan Ternate Tengah, Maluku Utara pada, Minggu (19/10/2025). Diduga bayi malang tersebut dibuang orangtuanya setelah dilahirkan. Keberadaan bayi tersebut pertama kali ditemukan seorang pengais barang bekas bernama Jefri (42) sekira pukul 07.30 pagi. Jefri saat itu singgah di […]

  • 32 Barang Dijarah dari Rumah Ahmad Sahroni Dikembalikan Warga

    32 Barang Dijarah dari Rumah Ahmad Sahroni Dikembalikan Warga

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Jakarta,Majangpolis – Sejumlah warga mengembalikan barang-barang yang sempat dijarah dari rumah Anggota DPR Nonaktif Ahmad Sahroni di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Total sebanyak 32 item telah dikembalikan secara sukarela. “Sebanyak 32 item barang-barang milik Ahmad Sahroni yang sempat dijarah warga di kediamannya, kini telah dikembalikan,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno […]

expand_less